Drone Iran Kian Canggih, Amerika Diminta Waspada

by -

METROPOITAN – Drone rupanya telah menjadi salah satu andalan militer Iran. Amerika Serikat dinilai perlu mewaspadai lantaran drone Iran kian hari kian canggih.

Seth J. Frantzman, executive director Middle East Center for Reporting and Analysis menyebut jika Iran sudah memakai drone selama beberapa dekade.

“Iran memulai program drone saat perang Iran Irak dengan UAV (wahana terbang tak berawak) seperti Mojaher dan Ababil,” jelasnya.

“Iran amat bangga dengan kesuksesannya membuat industri drone mandiri dan mempelopori UAB sendiri,” tambahnya.

Menurut dia, teknologi drone Iran sudah canggih dan terus berkembang, bahkan kadang dipakai untuk misi keluar negaranya. Pada 2014, muncul video drone Shahed-129 milik Iran terbang di ibu kota Suriah, Damaskus.

Drone itu disebut mirip dengan drone Predator buatan AS dan dapat terbang sampai sejauh 2.000 kilometer. Drone Iran telah dipakai oleh tentara Garda Revolusi dan juga diekspor.

“Mereka telah mengekspor teknologi drone ke Hezbollah di Lebanon dan pemberontak Houthi di Yaman. Drone Iran sering dipakai Houthi untuk melawan Arab Saudi dan menyasar bandara serta infrastrukturnya,” sebut Seth.

Tahun lalu, fasilitas minyak Arab Saudi diserang oleh drone Iran.

“Itu merupakan bukti kecanggihan program drone Iran, menggunakan pasukan drone untuk menyerang fasilitas minyak dengan presisi,” jelasnya.

“Seandainya Iran memakai drone untuk menyerang negara Arab atau Israel, itu akan menjadi ancaman. Namun sistem pertahanan seperti Patriot dan Iron Dome bisa menanganinya. Hal itu lebih berarti bahwa AS dan negara lain perlu berinvestasi lebih banyak di teknologi pelindung dari serangan drone,” pungkas Seth.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *