Duh, Gara-Gara Situ Plaza Cibinong, KMPB bakal ‘Ontrok’ DPKPP

by -

METROPOLITAN – Belum adanya kejelasan terkait persoalan proyek Situ Plaza Cibinong membuat banyak pihak geram. Tak aneh, berbagai kejanggalan dari segi fisik dan desain mengemuka, hingga dugaan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), memunculkan pertanyaan besar di benak khalayak.

Setelah melakukan aksi, survei langsung dan membagikan banner di lokasi fasilitas publik senilai Rp7,2 miliar itu, Keluarga Masyarakat Peduli Bogor (KMPB) bersurat untuk meminta keterangan dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor sebagai pengguna anggaran.

“Untuk meminta klarifikasi dan transparansi pertanggungjawaban. Kan setelah survei langsung ke lapangan dan kajian, ada pandangan berbeda. Demi klarifikasi dan transparansi, kami minta audiensi dengan DPKPP untuk mengetahui pertanggungjawaban pembanngunan,” kata Koordinator Presidium KMPB Sihol.

Ia menambahkan, apabila dalam rentang waktu 3×24 jam hari kerja dari surat tersebut, tidak ada tanggapan dari OPD tersebut, ia menganggap hal itu sebagai sikap yang tidak kooperatif. Pihaknya pun mengancam akan memberikan ‘kejutan’ di depan kantor DPKPP.

“Jika tidak ada itikad baik, beberapa hari lagi akan kami berikan ‘surprise’ di depan kantornya,” imbuh Sihol.

Saat melakukan tinjauan langsung ke lokasi, secara kasat mata terlihat banyak hal yang dianggap tidak sesuai dengan anggaran yang mesti dikucurkan oleh pemerintah.

“Kami lihat sendiri banyak kejanggalan. Anggaran besar tapi nggak maksimal, bahaya kalau dibiarkan. Setidaknya ada beberapa ‘hal aneh’, yaitu keterlambatan masa pengerjaan, pemasangan tiang pancang yang nggak sesuai dengan DED (Detail Engineering Design, red),” katanya.

Selain itu, sambung dia, dari kondisi eksisting, terlihat tidak adanya resapan air pada lantai. Sehingga saat turun hujan, pada lantai pun muncul genangan-genangan air yang membahayakan pengunjung. Di beberapa titik pun terdapat material keramik yang terkelupas. “Apa ada pengurangan volume? Atau lalai yang disengaja?” ketusnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari DPKPP terkait hal ini, sambungan telepon dan pesan singkat via WhatsApp yang dilayangkan pewarta belum mendapatkan respon. (ryn/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *