Dulu Pemain Top, Kini Jadi Sopir Taksi Online

by -
Hakan Sukur

METROPOLITAN – Sebagian pecinta sepakbola tentu tidak asing dengan legenda sepakbola asal Turki, Hakan Sukur. Di era tahun 90 hingga 2.000-an, mantan pemain Inter Milan dan Galatasaray ini dikenal sebagai pesepakbola top Eropa. Namun kini nasibnya sungguh sangat jauh berbeda.

Pada masa jayanya, Sukur dikenal sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa. Sosok yang kini berusia 48 tahun itu selalu menyumbang banyak gol dalam tiga kali periode bersama Galatasaray.

Sukur pernah berkelana ke Italia untuk memperkuat klub raksasa Serie A, Inter Milan. Tak hanya itu, Sukur juga sempat bermain untuk Torino, Parma dan Blackburn Rovers.

Di level internasional, Sukur mengoleksi 112 caps bersama tim nasional Turki dengan mencetak 51 gol. Sukur menjadi salah satu aktor utama dalam tim Turki yang tampil luar biasa di pentas Euro 2000 dan Piala Dunia 2002 silam.

Selepas pensiun pada 2008 silam, Sukur sempat bekerja sebagai komentator di televisi sebelum kemudian memilih terjun ke dunia politik di negaranya.

Pada 2011 silam, Sukur terpilih menjadi Anggota Parlemen Turki dari Provinsi Istanbul. Masalah mulai timbul pada 2013 ketika ia diketahui memiliki hubungan dengan organisasi ekstrimis Islam, Gulen.

Setelah tetap menjadi Anggota Parlemen dengan status independen, Sukur terlibat masalah pada 2016 ketika ia dituduh menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan di Twitter. Baru-baru ini Sukur mencurahkan isi hatinya dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Welt am Sonntag.

Loading...