Flyover Martadinata Belum SLF tapi Sudah Diuji

by -
UJI COBA: Rombongan Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Muspika saat uji flyover RE Martadinata, Kota Bogor, Jumat (10/1). Uji coba tersebut berjalan hingga Jumat (17/1).

METROPOLITAN – Wali Kota Bogor, Bima Arya, kemarin sore secara resmi membuka masa uji coba Jalan Flyover RE Martadinata, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor.

Peresmian masa uji coba tersebut ditandai dengan melintasnya orang nomor satu di Kota Hujan itu lengkap dengan arak-arakan unsur Organisasi Perangkat Daerah M(OPD), seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga unsur Musyawarah Pimpinan Kerja Kecamatan (Muspika) Bogor Utara.

Tak ketinggalan, dua unit bus Uncal yang membawa sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) diikuti sejumlah pengendara yang sengaja dilibatkan dalam prosesi tersebut.

Peresmian uji coba itu memang berangkat dari aduan masyarakat yang mempertanyakan kapan jalan tersebut bisa digunakan.

“Jadi, masyarakat banyak yang bertanya, jalan ini sudah selesai kok belum dibuka dan belum bisa dilintasi. Makanya hari ini jalur ini kita buka untuk warga,” kata Bima, kemarin sore.

Menurut suami Yane Ardian itu, jalur ini memang sudah lama ditunggu masyarakat. Setelah sekian lama menjadi salah satu titik utama kemacetan di Kota Bogor, sekarang Jalan RE Martadinata sudah punya flyover untuk mengatasi kemacetan.

Masa uji coba flyover RE Martadinata bakal berlangsung satu pekan ke depan. Terhitung mulai Jumat (10/1) hingga Jumat (17/1). Pada pelaksanaan uji coba ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor nantinya melalui OPD terkait akan melakukan peninjauan dan pengawasan.

“Uji coba ini berlangsung satu pekan ke depan. Nanti selama masa uji coba kita akan terus pantau flyover RE Martadinata. Jadi, flyover ini bakal diawasi tim Pemkot Bogor yang terdiri dari Dishub, PUPR dan unsur kepolisian,” tegasnya.

Saat disinggung soal Sertifikat Laik Fungsi (SLF) atau sertifikat yang diberikan pemerintah daerah terhadap bangunan gedung yang selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan pihak tertentu, Bima mengaku tidak bisa berkomentar banyak.

Saat ini pihaknya tengah fokus pada masa uji coba lantaran SLF bakal diproses sambil menunggu
hasil evaluasi dari masa uji coba ini.

“Kalau SLF kita sambil berproses. Nanti minggu depan. Setelah masa coba ini kita harap SLF bisa dikeluarkan. Kita liat dulu hasil evaluasi masa uji coba ini, baru nanti keluar SLF-nya. Kita tidak tahu kapan, tapi semoga secepatnya. Tetap, kalau melihat
dari kondisi secara keseluruhan konstruksi flyover RE Martadinata kondisinya dalam kondisi baik. 100 persen baik dan tidak ada masalah,” katanya.

Bima mengaku senang bisa membuka secara resmi masa uji coba flyover pemberian presiden RI ini.

“Tentu saya senang. Apalagi ini hadiah dari Pak Jokowi. Saya ingat betul hari pertama Pak Jokowi pindah ke Bogor, Pak Jokowi mengundang saya ke Istana Bogor. Saya bilang ke Pak Jokowi, titik ini menjadi salah satu sumber kemacetan di Kota Bogor. Alhamdulillah, Pak Jokowi langsung memproses dan kini flyover RE Martadinata sudah selesai proses pembangunannya,” bebernya.

Sementara HSE InspectorProyek Pembangunan Flyover Jalan Martadinata, Agam Riskalloh Al-Amin, mengaku lega atas diresmikannya masa uji coba flyover ini. Sebab, saat ini pihaknya tinggal menunggu SLF keluar dari kementerian.

“Kalau sudah diujicobakan seperti ini, saya merasa lega. Jadi, tahap kami tinggal satu langkah lagi sambil menunggu SLF keluar. Semoga SLF bisa keluar secepatnya. Itu saja harapan saya,” tuturnya.

Seperti diberitakan, Agam secara pribadi merasa dirugikan lantaran dirinya tidak bisa ke mana-mana sampai SLF keluar.

“Sangat berpengaruh. Yang seharusnya saya dapat proyek baru, karena ini belum selesai jadi saya nggak bisa ke mana-mana. Ini secara pribadi ya. Teman-teman pekerja juga kasihan, yang seharusnya bisa pulang ke rumah masing-masing jadi tidak bisa. Kami nggak bisa berlibur dan santai di rumah. Karena ini ya harus stand by. Kalau secara pribadi, kami merasa waktu kami terbuang,” tegasnya. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *