Inalillahi, ‘Robin Hood’ Indonesia Tutup Usia  

by -

METROPOLITAN – Berita duka datang dari Johny Indo. Sosok yang terkenal karena pernah menjadi perampok toko emas pada era 70-an ini tutup usia pada hari ini (26/01) di usia 72 tahun. Kabar tersebut dibenarkan oleh Santa, cucu Jhony Indo saat dihubungi lewat sambungan telepon, Minggu (26/1). Dirinya mengatakan jika sang kakek tutup usia pada pukul 07.45.

“Iya jam 7.45, 5 menit setelah meninggal kita dikasih tau,” ujarnya.

Johnny Indo sendiri memang cukup dikenal pada periode 70 hingga awal 80-an. Dirinya merampok orang-orang kaya, namun hasil kejahatannya tak dinikmatinya sendiri, melainkan dibagi-bagikan kepada rakyat miskin yang membutuhkan.

Karena itulah dirinya mendapatkan julukan Robin Hood Indonesia. Kini dirinya telah bertaubat dan menjadi seorang pendakwah, bahkan mengubah namanya menjadi Ki Umar Billah Al-Jhon Indo.

Santa juga mengatakan jika faktor meninggalnya sang kakek adalah karena usia. Hanya saja Santa mengatakan jika kakeknya tersebut punya riwayat penyakit hernia.

“Sebenarnya kan udah usia juga, dulu sempet hernia, cuma kita sudah operasi kurang lebih belum sampai sebulan sih, terus namanya anaknya, Dr Eva pergi-pergi jadi dia sendiri, sempet jatuh, terus akhirnya dirawat. Sekarang tinggalnya sama istrinya bu stelavia di tangerang, itu udah gak bisa bangun mungkin karena bekas jatuh itu, kita pernah ajak ke dokter langsung diobatin tapi dia gak bisa bangun jadinya. Semalam sih masih mau makan lahap pas sore tapi pas malam udah mulai gak mau makan, muntah-muntah pagi tiba-tiba gak ada aja,” ucapnya.

Lebih lanjut, Santa menuturkan bahwa kakeknya yang sempat jauh dari keluarga, mulai kembali dan meminta maaf kepada keluarga, khususnya sang istri. Kedekatan ini juga yang kabarnya membuat Johny memilih memeluk agama sang istri.

“Dia sudah meminta maaf ke istri karena sudah ninggalin lama. Dia sama keluarga itu sudah hampir 8 bulan, 7 bulan lah kalau enggak salah,” tuturnya.

“Karena sudah enggak ada yang ngurusin dari sebelumnya, mau enggak mau istri pertama yang menentukan dia nantinya akan dimakamin secara apa. Kebetulan pas meninggalnya lagi di Gereja,” sambungnya.

Sementara itu, anak pertama Jhony Indo dari istri keduanya, Dian Kurnila, meragukan ayahnya kembali memeluk agama Kristen. Hal itu lantaran pesan terakhir dari sang ayah.

“Sebelum papa sakit (Hernia), papa pernah bilang, ‘Billah kan orang susah, kalau papa meninggal bawa papa ke Bogor, di sana papa udah siapin lahan sama temen-temen (untuk kuburan),” kata Muhammad Billah saat ditemui di kawasan Tangerang, Banten.

Wasiat Johny Indo itu pun dipegangnya sampai sekarang. Sebabnya, ia tak percaya jika sebelum meninggal ayahnya menyebut Tuhan Yesus sebagai Tuhannya.

“Kalau ada buktinya sih (percaya), soalnya sampai terakhir kemarin pun papa muslim, di KTP masih muslim,” sambungnya.

Terlebih, papanya berwasiat soal tanah kuburan yang telah disediakan. Di sana ia meminta dimakamkan secara muslim di tempat teman-teman dakwahnya yang juga paguyuban pencak silatnya.

“Secara muslim (mintanya), di daerah Leuwiliyang Bogor, kan di sana juga ada paguyuban Sundawani, pencak silat, temen-temen papa,” tutupnya. (okz/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *