Mayat yang Ditemukan di Jasinga adalah Hilman, Terseret Banjir Sejak 2 Minggu Lalu

by -
Foto: Istimewa

METROPOLITAN.id – Penemuan sesosok mayat di Kampung Roke, Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor membuat geger warga. Rupanya, mayat yang ditemukan dalam kondisi terkubur hampir seluruh badannya adalah Hilman (15).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hasan, Selasa (14/1).

“Tentang ditemukan korban yang sudah dari tanggal 1 hanyut di Jasinga namanya Muhammad Hilman, ditemukan di Desa Neglasari tertutup lumpur dan sudah di evakuasi ke rumah duka,” kata Yani Hasan.

Hilman merupakan warga Kampung Parung Sapi RT07/08, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Ia dinyatakan hilang sejak banjir bandang dari luapan Sungai Cidurian yang menerjang wilayah Kecamatan Jasinga, Rabu (1/1).

Sedikitnya, ada delapan desa yang terendam banjir di wilayah ujung Barat Kabupaten Bogor tersebut saat hari pertama pergantian tahun. Yakni Desa Kalongsawah, Desa Sipak, Desa Pamegarsari, Desa Jasinga, Desa Koleang, Desa Bagiang, Desa Tegal Wangi dan Desa Pangaur.

Sebelumnya, sudah 14 hari bencana banjir bandang di Kecamatan Jasinga berlalu. Namun, warga mendadak digegerkan dengan penemuan mayat di lokasi terdampak banjir, Selasa (14/1).

Informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan seorang warga di dekat Sungai Cidurian di Kampung Roke, Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Saat ditemukan, hanya bagian tangan mayat yang terlihat menyembul dari dalam tanah. Sementara bagian badannya terkubur tanah dan lumpur material banjir.

Mayat tersebut diduga merupakan korban banjir yang menerjang Jasinga pada Rabu, 1 Januari lalu.

“Awalnya ada warga yang melihat seperti tangan manusia di kebun pisang dekat Sungai Cidurian. Cuma tangannya aja yang kelihatan di atas tanah, badannya terkubur,” kata salqh seorang warga,
Gugun.

Karena penasaran, warga akhirnya mendekat ke lokasi. Setelah dicek, ternyata temuan tersebut memang benar mayat manusia.

Warga lantas mencoba menggali mayat tersebut menggunakan cangkul. Mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan menggunakan sarung.

“Sepertinya mayat santri, pas ditemuin masih pakai sarung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Jasinga AKP Lukito Sadoto mengaku sedang mengecek informasi penemuan mayat di dekat Sungai Cidurian, Desa Neglasari. Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui secara detail informasi tersebut.

“Kita belum pastikan, anggota lagi mengecek ke lokasi,” tandas Lukito. (ads/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *