Meras PNS, Wartawan Gadungan Diciduk

by -
PEMERIKSAAN: Wartawan gadungan diperiksa Reserse Polsek Bogor Timur lantaran melakukan pemerasan terhadap salah seorang PNS Kota Bogor.

METROPOLITAN – Oknum wartawan tabloid mingguan, tidak berkutik setelah digelandang ke Polsek Bogor Utara, Polresta Bogor Kota. Inseial REH, diduga telah melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap salah satu PNS di Kota Bogor. REH diamankan disebuah rumah di Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, setelah korban dan pelaku akan melakukan transaksi untuk pembayaraan. 

Kita amankan dirumahnya di Pakansari, setelah dipancing oleh anggota bersama korban untuk transaksi selanjutnya,”kata Kapolsek Bogor Utara, Kompol Irwandi, saat ditemui dimako Polsek Bogor Utara, kemarin.

Oknum wartawan gadungan inesial REH, diduga telah memeras dan pengancaman. Kejadian itu, terjadi di Kampung Ceger Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, beberapa waktu lalu. Dimana oknum tersebut, mengaku sebagai wartawan mediator.

“Pelaku meminta uang kepada seorang PNS, karena menurut pelaku. Bahwa korban telah keluar dari Hotel didaerah Gadog Ciawi bersama seorang laki-laki, menggunakan seragam dinas,”sambung Irwandi.

Menurutnya, pelaku mengancam akan menyebarkan berita tersebut di Media Cetak dan Online Mediator, serta mengancam akan melaporkannya ke Dinas Pendidikan dan Walikota Bogor, setelah itu pelaku meminta uang sebesar Rp.125 juta.

“Karena korban merasa takut, akhirnya korban melakukan negoisasi dengan tersangka, dan akhirnya tersangka menurunkan harga menjadi Rp70 juta,”beber Irwandi.

Ia menjelaskan, korban memberikan uang sebagi DP sebesar Rp. 10.800.000, kepada pelaku. Karena takut, korban menjanjikan akan memberikan uang sisanya pada Senin (20/01). Namun pelaku selalu melakukan pengancaman terhadap korban.

“Pelaku terus meminta sisa uang yang dijanjikan oleh korban kepada pelaku, pada hari Senin tanggal 20 Januari 2020, korban mentransfer uang sebesar Rp.1 juta ke rekening tersangka,’’jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, pelaku diamankan di Polsek Bogor Utara untuk menjalani pemeriksaan karena diduga telah melakukan tindak pidana pemerasaan dan pengancaman.

Pelaku warga asal gunungkidul ini, dikenakan Pasal 368 KUH Pidana dengan ancaman kurang lebih sembilan tahun,’’tukas Irwandi.(mul/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *