Mobil Bisa Keluar Kampung Lewati Jembatan Bambu

by -12 views
DARURAT: Sejumlah warga saat membantu satu mobil keluar kampung menggunakan jembatan darurat.

METROPOLITAN – Setelah 17 hari menunggu, akhirnya kendaraan roda empat bisa keluar kampung. Sambil di dorong warga, satu persatu mobil melintasi jembatan darurat dari bambu yang ada di Kampung Nanggung, RT 03/04, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg .

Jembatan bambu dengan panjang delapan meter dan lebar tiga meter jadi pilihan warga karena tidak ada lagi akses yang bisa dilewati kendaraan.  Namun, ketika aliran Sungai Cidurian deras akses ke jembatan ditutup dikhwatirkan jembatan roboh diterjang aliran sungai.

Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin, mengatakan, sejak Jembatan Ciasahan terputus akibat banjir bandang, kendaraan roda empat tidak bisa keluar kampung. Untuk keluar kampung, warga secara swadaya membuat jembatan darurat sepanjang delapan meter dan lebar tiga meter. Material yang digunakan untuk jembatan darurat dari bambu dan kayu.

“Jembatan darurat dibuat¬† oleh warga sejak hari Senin (13/1) dan baru bisa dilalui Jumat (17/1), itupun baru lima kendaraan,” ujarnya.

Pembangunan jembatan darurat sifatnya sementara. Ketika aliran Sungai Cidurian meluap, jembatan di tutup sampai menunggu air sungai surut.

“Ada sekitar delapan kendaraan lagi yang belum bisa melintas di karena aliran Sungai Cidurian deras,” katanya.

Menurutnya, kebutuhan jembatan sangat urgen. Walaupun sudah ada jembatan gantung, warga Kampung Cigowong, Nanggung dan Cikaret membutuhkan jembatan permanen.

“Karena bantuan dari pemerintah membuat jembatan lama, akhirnya kita mengusulkan ke pihak swasta,” tukasnya. (ads/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *