Pascabanjir, Puskesmas Jasinga Gelar Fogging

by -
CEGAH: Petugas Puskesmas Jasinga melakukan fogging di Kampung Kebunanggrek, Desa Pamegarsari, kemarin.

METROPOLITAN – JASINGA Memasuki musim hujan dan pasca bencana beberapa waktu lalu, Puskesmas Jasinga melakukan pengasapan (fogging) di Kampung Kebonanggrek RT 03/03 Desa Pamegarsari, Kecamatan Jasinga.

Kepala Puskesmas Jasinga, dr Noor Alya, mengatakan, kegiatan fogging merupakan upaya untuk memberantas yang disinyalir wilayah endemik Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap rumah yang terjangkit DBD. Setelah itu, baru terjunkan Tim untuk melakukan fogging di wilayah kerja Puskesmas Jasinga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan fogging ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Sekarang sudah masuk musim hujan, biasa jentik nyamuk aedes aegypti mucul, sehingga perlu di fogging,” katnya.

Aedes Aegypti merupakan nyamuk pembawa virus dengue penyebab penyakit DBD yang muncul musiman, khususnya pada waktu musim penghujan. Supaya terhindar dari berbagai macam penyakit, masyarakat juga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dimulai dari tempat tinggalnya hingga lingkungan sekitar dengan menerapkan 3 M, yakni menguras, menutup dan menyingkirkan objek-objek yang mendukung siklus hidup nyamuk.

“Lingkungan harus bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit, seperti DBD dan penyakit lainnya,” katanya.

Warga Kampung Kebunanggrek, Neneng, menyambut positif yang dilakukan Puskesmas Jasinga.

“Kegiatan fogging ini perlu dilakukan, apalagi jika sudah ada warga yang kena DBD. Kami juga sangat berterimakasih kepada Puskesmas Jasinga yang sudah melakukan fogging di kampung kami,” tukasnya. (ads/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *