Polresta Bogor Kota Siagakan Personil Siaga Bencana

by -
SIAGA: Anggota Polresta Bogor Kota bersama BPBD Kota Bogor siaga di kantor Dinas BPBD Kota Bogor.

METROPOLITAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hingga satu pekan kedepan potensi curah hujan di wilayah Bogor Raya masih akan terjadi. Terutama hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga Kabupaten Bogor Hadi Saputra mengatakan, hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat di beberapa wilayah Jawa Barat, untuk sepekan kedepan salah satunya Bogor Raya.

Berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU), dan meningkatnya pola Tekanan Rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS), menjadi indikasi terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara.

Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia), dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara, red) dan belokan angin menjadi signifikan. Sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.

“Kalau melihat berdasarkan model prediksi, aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah, diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan kedepan. kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Jajaran Polresta Bogor Kota, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, bersiaga di kantor Dinas BPBD Kota Hujan, di Jalan Bina Marga, Nomor 2, Kayu Manis, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala Satuan Sabhara Kompol Nono Suharsono, mengatakan langit Kota Bogor yang mendung sedari pagi kemarin, menjadi salah satu alasan disiagakannya personel gabungan. Terlebih pasca prediksi BMKG, yang memperkirakan curah hujan sedang hingga tinggi bakal terjadi hingga satu pekan kedepan.

Sekitar 30 personel disiagakan pihaknya, untuk memantau potensi bencana yang ada di enam kecamatan. Sejumlah peralatan pun turut disiapkan, seperti empat unit motor trail, dua motor roda tiga, dua mobil ranger, dan masing-masing satu unit mobil rescue, ambulance, tanki hingga satu unit mobil truck barang dan truck pengangkut personel.

“Ini merupakan kerjasama yang baik untuk mengantisipasi dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Kota Bogor. Ini untuk menciptakan Kota Bogor yang aman dan kondusif. Jadi tim gabungan ini menjadi antisipasi pertama apabila terjadi bencana dan longsor di Kota Bogor, anggota sudah siap berada di pos penanggulangan bencana,” tandasnya. (ogi/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *