Rekrut PSK, Tiga Muncikari ABG Manfaatkan MI Chat

by -
JUAL ABG: Tiga ABG muncikari belia ditang-kap Polres Depok.

METROPOLITAN – Polisi membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur di sebuah apartemen di Kota Depok. Mirisnya, muncikari pekerja seks ini adalah 3 orang ABG. Penangkapan ketiganya bermula dari laporan kehilangan anak berinisial AP (16) oleh ibunya yang menghilang sejak 2 Januari lalu.

Setelah melalui penelusuran, AP berhasil ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Margonda, Depok.

“Atas kerja sama keluarga dan dibantu sekuriti salah satu apartemen kemudian ditemukan lah anak yang dilaporkan hilang tersebut ada di salah satu kamar yang ada di apartemen,” jelas Kapolres Depok Kombes Azis Andriansyah di Mapolrestro Depok, Selasa (28/1/2020).

Ketiga pelaku yakni MPR (19), AIR (17), dan BS (17). Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan korban lain berinisial ZF (16) di dalam kamar di apartemen itu.

“Dari situ kita dalami ternyata ada perbuatan yang diduga tindak pidana tentang perlindungan anak perdagangan orang, bahwa anak yang hilang tadi dieksploitasi secara ekonomi maupun seksual, dengan kata lain dijajakan sebagai penjaja seks komersial untuk diambil keuntungannya oleh beberapa orang,” lanjut Azis.

Awalnya korban membuat status di media sosial bahwa ia butuh uang. Pelaku lantas merespon status tersebut dengan mengajak korban bertemu.

Berawal korban membuat status Facebook yang isinya butuh uang. Kemudian ada aplikasi chat (MiChat), di situ yang menawarkan (korban). Akhirnya mereka bertemu dulu korban dan terduga pelaku. Kemudian mereka berbicara kebutuhan uang korban,jelas Azis.

Setelah melalui pembicaraan, korban pun kemudian ditawarkan pelaku melalui aplikasi MiChat. AP dan ZF sudah ditawarkan oleh ketiga pelaku masing-masing sebanyak 34 kali dan 33 kali.

“Dari interogasi sementara dengan tarif terkecil Rp 500.000 dan terbesar Rp 1.000.000,” jelas Azis.

Ketiga pelaku dikenai Pasal 76i juncto Pasal 88 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (DE/FEB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *