Rela Dibayar Rp10 Ribu, Masih Aktif di Usia 84 Tahun

by -
INSPIRATIF: Dokter Mangku Sitepoe saat merawat pasiennya dengan bayaran sukarela.

METROPOLITAN – Dokter Mangku begitu dia akrab disapa. Pemilik nama lengkap Mangku Sitepoe itu merupakan seorang dokter murah hati di Jakarta. Ia merupakan dokter berusia 84 tahun yang masih aktif bekerja sosial memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pria kelahiran Karo, Sumatera Utara ini juga rela dibayar hanya dengan uang sebesar Rp10 ribu.

Dokter Mangku kerap kali disebut sebagai dokter berprofesi ganda. Sebelum lulus menjadi dokter manusia di tahun 1978, ia memulai karier kedokterannya sebagai dokter hewan terlebih dahulu. Namun, pada waktu itu dokter umum untuk manusia sendiri masih sangat jarang. Karenanya, banyak masyarakat yang berobat kepadanya.

Bersama 3 rekannya pada tahun 1995, pria kelahiran 22 September 1935 ini mengagas klinik pengobatan gratis yang diberi nama Klinik Pratama Bhakti Sosial Kesehatan Santo Yohanes Penginjil di Kebayoran Baru. Tahun 2003, karena klinik semakin ramai, dibukalah cabang dengan nama Klinik Pratama Bhakti Sosial Kesehatan Santo Tarsisius di Kebayoran Lama.

Dokter-dokter di klinik ini praktik atas nilai kemanusiaan. Meskipun hanya berbayar Rp10 ribu, setiap pasien diberikan layanan kesehatan yang menyeluruh beserta obat-obatan. Bahkan untuk setiap pasien baru, pemeriksaan terkadang bisa memakan waktu 10 sampai 15 menit.

“Kami sampai saat ini masih mengabdi. Makanya saya ke mana-mana naik angkutan umum mikrolet karena saya juga nggak punya uang. Hanya mengandalkan uang pensiun saja sama bantuan anak-anak. Saya hidup dari situ,” ucapnya.

Bagi dokter Mangku salah satu alasannya berteguh mengabdi menolong sesama dalam bakti sosial adalah karena tujuan hidupnya untuk membahagiakan makhluk hidup.

“Saya gak pernah praktek untuk cari uang. Kita hidup tuh untuk apa sih. Kalau saya maunya to make others happy,” imbuh dokter Mangku.

“Itu kebanggaan saya, jadi saya ingin membantu sesama. Ini kebahagiaan saya. Sekarang saya gak cuma bisa bantu hewan tapi juga manusia, semua makhluk hidup. Saya bangga, senang, puas kalau sudah menyembuhkan makhluk hidup,” sambungnya.

Di masa tuanya pun dokter Mangku tetap produktif. Ia masih berbakti melayani pasiennya selama 5 hari dalam seminggu. Ia juga masih aktif menulis buku serta tulisan opini di media massa. Sejauh ini ia sudah menulis sebanyak 26 buku.

Dokter Mangku berbagi rahasia untuk tetap sehat dan aktif di usianya yang tergolong tua. Menurutnya semua dimulai dari psikis yang positif, olahraga yang teratur, dan konsumsi makanan yang bergizi. Roti, yoghurt plain, pisang, jeruk, dan kolang kaling menjadi menu sarapan andalan dokter Mangku untuk memulai hari.(dtk/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *