Relawan PMI Meninggal saat Bantu Korban Bencana Sukajaya

by
DUKA: Relawan PMI, Tatang, saat dievakuasi ke rumah sakit sebelum meninggal dunia. Ia meninggal karena serangan jantung.

METROPOLITAN – SUKAJAYA  Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor Tatang MTH meninggal dunia saat bertugas membantu korban bencana alam longsor di Kecamatan Sukajaya. Sebelumnya, almarhum ditugaskan menjadi operator atau teknisi di tempat pengungsian.

Saat bertugas, korban terkena serangan jantung dan jatuh pingsan. Setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong, korban meninggal dunia pada Senin (20/1).

Kepala Puskesmas Sukajaya, Asep mengaku turut berduka cita atas meninggalnya relawan PMI Kabupaten Bogor. Sebelumnya, almarhum Tatang jatuh pingsan akibat serang penyakit jatung. Oleh tim medis, diberikan penanganan darurat dan di bawa ke Puskesmas Sukajaya. Karena ada riwayat penyakit jantung kemudian dirujuk ke RSUD Leuwiliang.

“Almarhum menjadi teladan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan berbakti untuk bangsa. Semoga keluarga diberi kekuatan, ketabahan dan kesehatan. Amin,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Bogor Nurhayanti mengungkapkan, selama ini almarhum Tatang (62) tenaga khusus dari PMI pusat yang ditugaskan menjadi operator atay teknisi  mobil Hagglund di beberapa operasi tanggap darurat  seperti di Gunung Merapi, Kelud, Palu, Makasar, Goa, Sinabung dan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

“Beliau memang ada riwayat sakit jantung. Tiba di Posko Cigudeg Minggu (5/1) malam dan langsung bertugas keesokan harinya. Pada 7 Januari, beliau pada saat tugas pingsan dan di bawa ke Puskesmas Sukajaya,” katanya.

Setelah itu, almarhum dirujuk ke RSUD Leuwiliang. Oleh pihak keluarga dan PMI pusat dipindah ke rumah sakit Sentra Medika Cibinong.

“Pada Senin (20/1), beliau meninggal dunia. Selama ini, Tatang tinggal di perumahan Metland Cileungsi dan almarhum dimakamkan di daerah kelahiran di Garut,” tukasnya. (ads/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *