Sampah Pascabanjir Bojongkulur Capai 1.800 Ton

by -2 views
BEBERSIH: Sampah pascabanjir di Bojongkulur sedikit demi sedikit mulai diangkut petugas kebersihan. DLH memperkirakan sampah yang diangkut mencapai 1.800 ton. Sampah ini pun dibuang di TPS Bantargebang

METROPOLITAN – GUNUNGPUTRI Debit air banjir yang menerjang Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, berangsur surut, kemarin. Kendati begitu, pasca banjir menyisakan lumpur tebal yang menutupi jalan dan puing sampah yang berserakan di permukiman warga.

Terdapat beberapa puing sampah seperti lemari pakaian, spring bed, sampah rumah tangga, dan buffet-buffet lainnya milik warga yang hanyut terbawa air banjir.

Menurut Kepala Bidang Pengolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Trian Turangga, tumpukan sampah itu jika ditaksir bisa mencapai 1.800 ton.

“Tumpukan puing sampah untuk wilayah Bogor Timur terparah di Bojongkulur bisa mencapai sekitar 1.800 ton sampah,” ujar Trian.

Pihaknya sudah mengangkut sekitar 800 ton sampah pasca banjir yang berada di wilayah tersebut. Sementara, untuk wilayah Bogor Barat hingga saat ini belum dilakukan pengangkutan sampah lantaran kondisi jalannya masih belum pulih.

“Kalau Bogor Barat belum dihitung karena masih penanganan dalam membersihkan jalan, jadi belum ada pembuangan sampah di wilayah tersebut,” jelasnya.

Dinas LH Kabupaten Bogor pun menargetkan pengangkutan sampah yang berserakan di permukiman warga itu hingga akhir Januari ini.

Trian juga meminta kepada warga Kabupaten Bogor untuk membantu dengan memindahkan puing sampah pascabanjir itu ke pinggir jalan untuk memudahkan pihaknya.

Saat ini pembersihan sampah itu juga  melibatkan bersama PUPR Kabupaten Bogor dalam menyediakan sejumlah alat berat.  Sedangkan, mobil truk sampah yang diturunkan DLH Kabupaten Bogor mencapai 120 unit yang masing-masing dibagi ke sejumlah lokasi.

Untuk pembuangan puing sampah banjir di wilayah Bogor Timur ditempatkan ke TPS Bantargebang, sementara untuk Bogor Barat di TPA Galuga. Sebelumnya banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor salah satunya terparah di kawasan Vila Nusa Indah.

Banjir itu dipicu hujan dengan intensitas ekstrem di Bogor dan sekitarnya hingga mengakibatkan meluapnya air kali di wilayah tersebut. (wk/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *