Siapkan Aplikasi Daftar Online

by -
PROGRAM: Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir (kedua kiri), saat berbincang dengan Komisi IV DPRD Kota Bogor.

METROPOLITAN – Kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat Kota Bogor yaitu kesehatan menjadi perhatian khusus Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Ilham Chaidir.

Orang nomor wahid di rumah sakit pelat merah kota hujan sejak 27 Oktober 2019 tersebut, langsung tancap gas membenahi pelayanan dirumah sakit.

Salah satu gebrakan yang tengah di ikhtiarkannya ialah membawa RSUD Kota Bogor menjadirumah sakit idaman bagi keluarga.

“Kami memiliki visi menjadi idaman keluarga, di mana ketika warga sakit selalu ingin ke sini. Ini merupakan pekerja rumah yang berat, tapi saya yakin dengan kekompakan seluruh elemen rumah sakit, kita bisa mewujudkannya,” kata Ilham, saat ditemui wartawan koran ini, disela-sela tugasnya, kemarin.

Implementasi dari salah satu visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, adalah ingin menjadikan Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga.

Karenanya, pelayanan akan diberikan sama tanpa memandang apa pun. Ilham mengaku telah menyiapkan beberapa strategi untuk merealisasikan visi tersebut.

“Mulai dari meningkatkan kepuasan pelanggan dengan profesionalitas, mutu, serta pendekatan keluarga dan meningkatkan sarana dan prasarana dengan teknologi mutakhir,” bebernya.

Bahkan, sambung Ilham, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Apalagi harapan ke depan dia ingin RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit rujukan regional.

“Memang butuh waktu, biaya, SDM, tapi kita perlu berlari. Ini harus segera dipikirkan. Karena itu walaupun kita non-full profit oriented tapi kita diperbolehkan untuk sedikit mencari pendapatan lain supaya bisa mengembangkan pelayanan,” jelas dia.

Selain memberikan pelayanan terbaik bagi pasien, mantan kepala Puskesmas Mekarwangi ini juga akan memberikan kenyamanan bagi keluarga pasien yang datang menjenguk.

Dia akan membangun sebuah rumah singgah sebagai ruang tunggu bagi keluarga atau kerabat yang menjaga pasien.

“Sekarang IT kita sedang menyiapkan sistem pendaftaran online, sehingga nanti pasien tidak perlu antre. Jadi nanti pasien bisa tau dokternya siapa, jam berapa dia di cek dan lain sebagainya.  Launchingnya segera, sekarang kami sedang menyiapkan aplikasi dan tahap percobaaan. Kita harapkan Maret sudah launching,” pungkasnya. (dil/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *