Soal Dugaan Program PTSL Ciracas Jadi Bancakan, Sampai ke Telinga Camat

by -

METROPOLITAN.ID – Menyeruaknya terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah dalam program Pemetaan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diselenggarakan Badan Pertanahan Nasional Kota Madya Jakarta Timur dengan Surat Ketetapan yang dikeluarkan BPN tertanggal 24 Juni 2019.

Tak hanya itu, muncul dugaan adanya kutipan dana sebesar Rp1,5 juta setengah kepada Masyarakat Kelurahan Ciracas yang dilakukan di dua tempat berbeda. Dana hibah yang seharusnya dipergunakan sesuai SK Nomor 868.1/KEP-31.75.PTSL/VI/2019 yang dalam penggunaannya dijelaskan diktum 3 dan diktum 4.

Menanggapi hal itu Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Ciracas Wawang Sukarwan melalui telepon selulernya membantah tudingan tersebut. Dirinya mengaku dananteesebut sudah digunakan semestinya.”Itu semua adalah jerih kita sebagai membantu PTSL,” ungkapnya.

Wawang juga menambahkan terkait tudingan bagi-bagi dana hibah sebesar kurang lebih Rp624 juta ke beberapa instansi hanya sekedar tulisan. “Itu oret-oretan (coret-coretan,red) kita yang tidak jelas dan itu privasi kami. Juga soal pungutan Rp1,5 juta perbidang itu tidak ada,” ketusnya.

Terpisah, Plt Camat Ciracas Mamad ketika dikonfirmasi memaparkan, jika benar tindakan yang dilakukan oknum tersebut sangat disayangkan. “Tega sekali yang nulis ada kecamatan dicoret-coretan tersebut, kecamatan termasuk yang dapat. Cek juga ke BPN itu biaya apa, pungli apa resmi dari BPN, mungkin aja biaya operasional. Point 4 ada disebutkan ada biaya, itu biaya apa ya,” pungkasnya. (nto/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *