Tawuran Dini Hari, Polisi: Mohon Maaf Kita Sedang Tidur

by -

METROPOLITAN.id – Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengaku sedikit kesulitan dalam mengantisipasi tawuran pelajar belakangan ini.

Kesulitan terjadi lantaran waktu dan pola tawuran antara satu kelompok pelajar dengan pelajar lainnya berbeda dari biasanya.

“Tren saat ini berbeda. Kalo dulu tawuran pelajar ketemu anak sekolah langsung. Kalau saat ini mereka janjian, artinya sesuatu yang direncanakan. Ini kesulitan kita,” kata Hendri usai rapat penanganan tawuran di Balaikota Bogor, Senin (27/1).

Tak hanya prosesnya yang janjian terlebih dulu, waktu yang tak biasa juga disinyalir menjadi kendala. Pasalnya, dalam kurun waktu dua pekan ini, tawuran kerap kali terjadi pada jam tidur atau dini hari.

“Kalau dulu itu tawuran pulang sekolah, atau waktu luang. Kalau sekarang tawuran itu jam 01:00 hingga jam 02:00 WIB. Ya mohon maaf kita sedang tidur.
Tentu sulit untuk mengantisipasi,” akunya.

Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya bersama Pemerintah Kota Bogor berencana memantau selama 24 jam. Tujuannya, mencegah tawuran tersebut tak terulang kembali.

Tak hanya itu, Polresta Bogor Kota sudah menyiapkan tim cyber untuk memantau, memonitor dan melacak segala kemungkinan potensi adanya ajakan atau sebaran tawuran di media sosial.

“Kita juga ada tim khusus cyber dari pemkot dan Polres yang akan memantau medsos. Kita akan pantau semua sebaran, ajakan untuk tawuran sebagai antisipasi awal,” pungkasnya. (ogi/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *