Usulan Bupati Soal Waduk Cijurey di-Acc Menteri

by -28 views

METROPOLITAN – Bencana banjir dan tanah longsor masih menghantui beberapa wilayah di Kabupaten Bogor. Seperti wilayah timur yang juga mengalami banjir di awal 2020.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pun berambisi menggeber wacana pembangunan Waduk Cijurey, Kecamatan Tanjungsari, dengan keterbatasan anggaran yang ada.

Beragam upaya dilakukan untuk menutup kebutuhan anggaran, termasuk ‘ngemis’ bantuan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur anti-banjir tersebut.

Bak gayung bersambut, usulan itu disebut-sebut sudah di-acc alias disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, saat ditemui Bupati Bogor Ade Yasin pada Rapat Evaluasi dan Rencana Teknis Preventif Banjir, di Bandung, beberapa hari lalu.

“Sudah saya sampaikan. Usulan itu sudah diterima oleh pak menteri PUPR, yang akan merealisasikan pembangunan Waduk Cijurey sesegera mungkin,” katanya kepada pewarta.

Wanita yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat itu menambahkan, pembangunan Waduk Cijuray disebut bisa melengkapi pembangunan waduk di wilayah timur Bumi Tegar Beriman, yakni Waduk Cibeet di Kecamatan Cariu.

Keduanya dibangun sebagai solusi persoalan banjir di Bekasi dan Karawang, sekaligus mengatasi kekeringan yang sering melanda wilayah timur Kabupaten Bogor.

AY, sapaan karibnya juga menyinggung soal kekurangan dana untuk bantuan pasca-bencana di barat dan timur Kabupaten Bogor, yang terkrna bencana di awal tahun ini. Mengingat Bantuan Tak Terduga (BTT) yang dialokasikan tahun ini ‘hanya’ sekitar Rp50 miliar.

Ia berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudi membantu penanganan perbaikan hingga relokasi warga terdampak.

“Untuk lima kecamatan yang kena parah, makanya masa tanggap darurat Kabupaten Bogor sampai akhir Januari. Masih butuh bantuan logistik, dari helikopter juga,” tukasnya.

Terkait penanganan pascabencana banjir di Kecamatan Gunung Putri, sambung dia, Kementerian PUPR berjanji menyiapkan rumah susun bagi warga yang terdampak banjir untuk solusi jangka pendek.

Ia juga memastikan warga terdampak bencana Kabupaten Bogor akan mendapatkan dana bantuan Pemprov Jabar.

“Nilanya sekitar Rp25 juta korban yang rumahnya masuk kategori rusak ringan dan untuk yang rumahnya rusak berat sekitar Rp50 juta. Selain itu akan ada relokasi bagi yang rumah terdampak tertimbun longsor, yang tidak bisa kembali lagi ke tempat asal,”,tuntas AY. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *