Warga Terdampak Apartemen Alhambra Ngadu ke Dewan

by -2 views

METROPOLITAN – Semangat terus dikobarkan oleh sejumlah warga terdampak rencana pembangunan apartemen Alhambra (GPPC) di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.

Perjuangan warga menolak pembangunan apartemen Alhambra terus dilakukan, setelah mengadu ke Walikota dan Wakil Walikota beberapa waktu lalu dan tidak mendapatkan respon maupun tindak lanjut, warga akhirnya mengadu ke Komisi 3 DPRD Kota Bogor.

Kedatangan warga diterima Ketua Komisi 3 Adityawarman dan anggota Karnain, Angga, Pepen dan Edi Darmawangsa di ruang Komisi 3 lantai 4 gedung DPRD, kemarin.

Kordinator warga Imam Supriyadi bersama sejumlah warga langsung membeberkan dugaan dugaan terjadinya pelanggaran dan mal administrasi dalam proses keluarnya IMB oleh Pemkot Bogor.

“Kami minta DPRD action untuk meninjau ulang dan dilakukan bedah uji forensik IMB yang sudah dikeluarkan oleh Walikota Bogor. Warga sangat berharap kepada DPRD untuk segera bertindak atas kejanggalan kejanggalan yang terjadi dalam proses IMB untuk Alhambra itu,” tegasnya.

Imam menuturkan, dalam pertemuan tadi sudah dikemukakan semua proses dari awal hingga keluarnya IMB.

Kejanggalan kejanggalan yang terjadi, termasul tidak dilibatkannya warga yang terdampak langsung dalam proses pengajuan perizinan ke Pemkot.

Pengaduan ke DPRD ini memang harapan terakhir, tetapi warga tetap optimis perjuangan menolak Alhambra akan terwujud dengan dicabutnya kembali IMB oleh Walikota Bogor.

“DPRD berjanji akan memfollow up kepada dinas terkait dan melakukan uji forensik IMB Alhambra. Kami sangat berharap sekali DPRD melakukan langkah langkah kongkrit dan menangani persoalan ini dan membela masyarakat,” harapnya.

Sementara, Ketua Komisi 3 Adityawarman menuturkan, akan memanggil dinas instansi terkait dan mempertanyakan semua yang sudah disampaikan warga.

“Kami sebenarnya sudah tahu ada permasalahan ini, tetapi baru kali ini warga mengadukan resmi ke DPRD. Kita akan memanggil dinas terkait nanti,” ujarnya.

Dalam permasalahan itu intinya bahwa sudah keluar IMB untuk pembangunan apartemen Alhambra itu, lalu ternyata warga terdampak tidak dilibatkan. Ini harus diurut dan dibedah satu persatu proses keluarnya IMB itu.

“Bisa saja nanti dilakukan pembedahan IMB. Jadi ketika proses awal dalam pengajuan UKL/UPL misalnya, tentu warga terdampak harus dilibatkan semuanya. Tapi kenapa masih ada warga tidak dilibatkan, itu harus dicari tahu. Kita akan tindaklanjuti nanti,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, pihak apartemen Alhambra tidak memberikan respon dari pesan singkat yang dikirimkan oleh Metropolitan. (dil/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *