30 Persen Dana CSR untuk Pendidikan

by -
ERICK THOHIR Menteri Badan Usaha Milik Negara

Erick juga berpesan kepada generasi muda yang bergabung dengan BUMN untuk men-jadi bagian dari perubahan. Erick tak ingin generasi muda yang bergabung dengan BUMN justru terlena dan tidak sigap menghadapi perubahan.

”Adik-adik tolong kalau sudah masuk BUMN menjadi bagian perubahan, jangan cuma sta-tus quo karena 2045 era kalian, dosa besar kalau kami tak memberi kesempatan ke ge-nerasi penerus,” ujarnya.Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim menyebut PMMB sebagai program yang luar biasa dan sesuai apa yang hendak dibuatnya.

”Terima kasih bro Erick yang jadi sum-ber inspirasi untuk kita semua. Dia mentor saya, kalau ada apa-apa curhatnya ke Mas Erick. Menjadi menteri muda tidak mudah apalagi datang dari swasta,” katanya.

Nadiem menilai PMMB merupakan dukungan nyata dari BUMN terhadap program kampus merdeka yang ia la-kukan. Nadiem menilai pola kemitraan antara instansi pendidikan dengan BUMN hingga swasta hal yang penting dalam mendorong peningka-tan SDM. Komitmen BUMN menjadi jawaban atas keluhan rektor yang mengaku kesuli-tan mendorong peranan pe-rusahaan ke universitas.

”Komplain rektor susah ta-rik perhatian swasta bahkan BUMN, tapi BUMN lebih se-mangat karena kebutuhannya besar,” ungkapnya.BUMN diminta tak mengang-gap CSR pendidikan sebagai CSR semata, melainkan se-bagai wadah menciptakan tenaga kerja andal yang se-suai konsep bisnis masing-masing BUMN.

”Ini adalah investasi. Saya minta dirut BUMN tidak melihat ini se-bagai CSR, tapi investasi un-tuk bisnis utama Anda ke depan,” terangnya.

Nadiem membantah anggapan pro-gram kampus merdeka menga-rah pada tujuan menjadikan mahasiswa sebagai pekerja yang dibutuhkan industri se-mata. Program ini bertujuan membentuk mental dan daya saing generasi muda bangsa ke depan.(re/feb/py)

Loading...