Bangun Dua Lapangan Baru

by -
AKAN DIBANGUN: Dua atlet panahan saat melintas di lapangan luar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor pun getol memenuhi persyaratan yang diharuskan Federasi Sepak bola Tertinggi Dunia FIFA demi terselenggaranya even Piala Dunia.

METROPOLITAN – Sejak dipastikan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah getol memenuhi persyaratan yang diharuskan oleh Federasi Sepakbola Tertinggi Dunia FIFA. Yakni, menyediakan lima lapangan penunjang venue utama Stadion Pakansari, untuk latihan para peserta perhelatan sepakbola dua tahunan itu.

Sedangkan saat ini, Pemkab Bogor baru punya dua lapangan, yakni, lapangan sepakbola luar Stadion Pakansari dan Stadion Mini Persikabo.

Selain itu, ada pula upaya untuk meminjam pakai Stadion Pajajaran milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai lapangan ketiga.

Ketua Komite Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar, mengatakan, selain bakal membenahi Stadion Pakansari sebagai venue utama, lalu perbaikan Stadion Mini Persikabo dan lapangan luar Stadion Pakansari, pihaknya juga berencana bakal membangun dua lapangan sepakbola baru guna memenuhi syarat dari FIFA untuk penyelenggaran Piala Dunia U-20.

Menurutnya, hal itu tercetus setelah perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melakukan kunjungan ke Stadion Pakansari dan Stadion Mini Persikabo, beberapa hari lalu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dua lapangan sepakbola baru yang akan dibangun rencananya bakal ditempatkan di Lapangan Panahan sekitar kompleks Stadion Pakansari dan lapangan kompleks atlet PPOM Kabupaten Bogor di Karadenan.

“Karena ini rencana pembangunan bakal dibantu dana hibah dari pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR, maka lokasinya memang harus aset pemda. Makanya yang mau dibenahi dan yang akan dibangun di lahan kita. Dua lokasi lapangan itu pun sudah ditinjau langsung dan disetujui perwakilan PSSI dan Kementrian PUPR,” katanya.

Lelaki yang akrab disapa Gus Udin itu menambahkan, peninjauan dan pemilihan rencana pembangunan lapangan serta pembenahan lapangan yang ada, menjadi dasar untuk penghitungan jumlah anggaran yang dibutuhkan demi bisa menjadi tuan rumah terbaik, sesuai yang ditargetkan bupati.

“Dasar jumlah anggaran dari peninjauan, jadi belum ada berapa sekarang. Nah setelah ini hitung-hitung, untuk kebutuhan berapa,” tukasnya.

Awalnya, sambung dia, Pemkab Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor sempat menawarkan Stadion Mini Citeureup sebagai salah satu lapangan pendukung.

Namun karena keterbatasan akses jalan yang sempit di lokasi tersebut, PSSI dan Kementrian PUPR lebih merestui lapangan milik pemda lain, yakni lapangan kompleks PPOM Karadenan dan Lapangan Panahan di Pakansari.

“Perbaikan dan pembangunan lapangan pendukung nantinya tentu harus juga memenuhi standar yang diterapkan FIFA. Mulai dari material jenis rumput dan ukuran lapangan. Serta mensyaratkan harus ada ruang ganti pemain,” papar Gus Udin.

Terpisah, Kepala Dispora Kabupaten Bogor Bambang Setiawan menuturkan, pembangunan dan peningkatan kualitas fasilitas olahraga di Kabupaten Bogor untuk memenuhi kebutuhan Pildun, juga berdampak positif bagi dunia olahraga Bumi Tegar Beriman.

“Even ini membuat fasilitas sepakbola kita, utamanya Stadion Pakansari dan lapangan-lapangan pendukung akan meningkat kualitasnya. Harusnya bisa sejalan dengan kualitas atlet nantinya,” ujarnya.

Mantan Camat Ciawi itu menambahkan, salah satunya untuk pembangunan lapangan sepakbola di kompleks PPOM Karadenan, yang akan berpengaruh terhadap pembinaan sepakbola PPOM Kabupaten Bogor.

Sebab hingga saat ini, seringkali pihaknya kesulitan dalam mencari fasilitas untuk latihan saat akan mengikuti even nasional atau internasional.

”Kalau sudah ada kan bisa digunakan aktifitas rutin latihan atlet yang ada di PPOM Kabupaten Bogor,” pungkas Bambang. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *