Bogor Barat Pisah, Polres Bogor Naik Tipe

by -
SEMRINGAH: Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni saat menerima penghargaan dari Bupati Bogor Ade Yasin.

METROPOLITAN – Pemerin-tah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini terus mengawal pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat.

Tidak hanya sarana dan prasarana, secara kewi-layahan hukum juga harus terwujud adanya Mako Polres Bogor Barat.Di akhir jabatannya, Kapol-res Bogor AKBP Mumammad Joni mengatakan, jika peme-karan Kabupaten Bogor Ba-rat terwujud, secara tipologi harus terbangun Polres Bogor Barat.

”Untuk bangun Polres Bogor Barat, setelah terwujudnya pemekaran. Direstui atau tidaknya, ada di KemenPAN-RB,” kata Joni kepada Metro-politan, kemarin.Ia menuturkan, dari 14 ke-camatan di wilayah barat Kabupaten Bogor, memiliki jumlah penduduk kurang lebih 2 juta jiwa yang ikut pemekaran.

Meski mekar, Polres Bogor menjadi salah satu Polres Bogor paling ba-nyak dengan jumlah jiwa di tingkat nasional.

”Kalau dipisah, berarti ber-kurang menjadi 4 juta lebih. Tapi tetap masih tinggi jumlah penduduknya. Karena di dae-rah lain, jumlah penduduknya hanya 3 sampai 2 juta jiwa,” bebernya.

Jika dibangun Pol-res Bogor Barat, Joni menga-ku nantinya Polres Bogor akan naik tipe menjadi Polresta Bogor. Namun, harus men-jadi dasar dari beberapa in-dikator dan angka kriminal.

”Polres Bogor bisa kemun-gkinan naik tipe menjadi Pol-resta Bogor. Seperti contoh Polresta Bogor Kota,” ucap Joni.

Sementara itu, sambung Joni, adanya gedung baru reskrim sebagai salah satu persiapan sarana dan pra-sarana untuk memberi pe-layanan terbaik bagi masy-arakat.

Salah satunya peme-karan Kabupaten Bogor Barat.”Untuk meningkatkan tipo-logi ini, sudah menjadi kajian Mabes Polri dan KemenPAN-RB,” pungkasnya. (mul/c/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *