Dewan Desak Kemenag Cek Ponpes ‘Kandang Sapi’

by -
PETERNAKAN: Ponpes Sumartini Soko Tunggal di Kecamatan Jonggol berubah menjadi peternakan sapi.

METROPOLITAN – Pondok Pesantren (Ponpes) Sumartini Soko Tunggal di Kampung Jatinunggal, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol yang beralih fungsi menjadi kandang sapi ternyata tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor. Tak hanya itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sulaeman, mengatakan, jika ponpes tersebut sempat beroperasi.

Menurut politisi PKS ini, dulunya jumlah santri tidak banyak hanya sekadar mengurus ternak sapi milik salah satu anggota polisi.

Saya pernah ngobrol dengan ustad yang mengajarnya, tapi santri nya tidak banyak, hanya untuk ngurus sapi aja. Pemiliknya itu dulu dekat dengan lingkaran kekuasaan pusat, saya tahu persis,“ kata Sulaeman kepada Metropolitan, kemarin.

Lokasi ponpes tersebut berdekatan dengan rumah Sulaeman. Ia mengaku sudah akrab dengan pemilik ponpes tersebut karena dil ingkungan cukup familiar.

“Kebetulan saya tinggal tidak jauh dari situ. Yang saya ketahui awalnya memang ada santri disana, sekaligus ada kegiatan ternak sapi. Pengasuh pesantrennya sudah familiar namanya,” ujar Sulaeman.

Dia melanjutkan, idealnya memang pesantren digunakan sebagaimana mestinya yaitu pusat belajar santri dalam mendalami ilmu agama, sekalipun ada kegiatan ternak, itu lain soal. Tapi kegiatan intinya harus tetap berjalan sebagaimana fungsinya.

“Harusnya pihak terkait dalam hal ini Kementrian Agama untuk datang mengecek kelokasi, apakah ada aktivitas di dalamnya, sekaligus juga mengecek legalitas,” tandasnya. (zis/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *