Dicari Arsitek Baru Rumah Tuhan

by -
MASIH PROSES: Kelanjutan proyek Masjid Agung nampaknya sudah masuk Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kota Bogor. Proses tender pun sedang berjalan untuk paket Review DED Pembangunan Masjid Agung.

METROPOLITAN – Tahapan pengerjaan renovasi rumah tuhan Masjid Agung Kota Bogor, memasuki babak baru. Setelah tertunda selama setahun pembangunan karena masalah desain perencanaan pembangunan.

Akhirnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun melanjutkan proyek umat tersebut.

Lelang proyek Masjid Agung pun sudah tayang di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kota Bogor.

Berdasarkan informasi yang diterima Metropolitan, saat ini proses tender sedang berjalan untuk paket Review DED Pembangunan Masjid Agung dengan nominal Rp 649 juta dan Konsultan manajemen kontruksi pembangunan Masjid Agung dengan nominal Rp 1,3 miliar.

Untuk memastikan proses pembangunan Masjid Agung berjalan lancar dan sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim berharap para perusahaan lokal yang mengikuti proses lelang mampu memberikan hasil yang maksimal.

Dimana mana kalo angka proyek diatas seratus miliar kan bisa dikerjakan lelang konsolidasi dan bisa melibatkan BUMN, akan tetapi nilainya ini relaitf sedang jadi biasanya yang mengajukan lelang perusahaan lokal,” ujarnya kepada Metropolitan saat ditemui di Balaikota Bogor, kemarin (16/2).

Namun, mantan direktur KPK ini memastikan kalau ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh para perusahaan yang akan ikut proses lelang.

Pertama, Dedie menginginkan proses pengerjaan yang tepat waktu dan transparan.

Lalu ia juga menginginkan rekomendasi dari KemenPUPR harus dijadikan dasar pembangunan oleh para desainer Masjid Agung nantinya.

Selama mereka memenuhi syarat ya kita tidak bisa menolak. Tapi ada hal yang objektif dan harus kita jadikan pertimbangan penilaian dan subjektif terkait dengan trek rekord mereka,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk segera melalangkan proyek Masjid Agung.

Hal tersebut dikarenakan proyek pembangunan masjid yang sudah mangkrak bertahun-tahun.

Pembangunan masjid agung harus jadi prioritas terpenting dan paling mendesak bagi Pemkot Bogor. Harus dikerjakan ekstra serius. Ini masalah rumah ibadah yang sudah berkepanjangan dan bertahun-tahun tidak selesai,” kata Atang.

Padahal, sambung Politisi PKS ini, DPRD Kota Bogor sudah menganggarkan alokasi pembangunan proyek Masjid Agung sebsar Rp15 miliar untuk tahun anggaran 2020.

Keseriusan DPRD dalam mengawal proyek rumah tuhan ini tergambarkan saat anggota DPRD Kota Bogor menolak untuk penghapusan anggaran yang sempat diajukan oleh Pemkot Bogor.

Kami berharap warga Bogor bisa kembali beribadah di masjid agung. Semoga dengan keseriusan kita untuk menyelesaikan masalah ini, bisa membawa kebaikan dan keberkahan untuk Kota Bogor,” pungkasnya.(dil/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *