Kain Kafan Bergelantungan, Makam-makam Dipindahkan

by -

METROPOLITAN.id – Longsor yang terjadi di Kampung Nangerang, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Kamis (27/2), menggerus Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga.

Akibatnya, sepuluh makam lenyap tersapu longsor.

Area makam memang berada di tebingan dengan ketinggian sekitar 15 meter. Sementara panjang longsoran mencapai 30 meter.

Beberapa kain kafan dari makam yang tersisa nampak menyembul dan bergelantungan di tebingan sisa longsor. Sisanya, hanyut terbawa aliran Kali Cipinanggading yang tepat berada di bawah area makam.

“Itu yang putih menggantung di longsoran itu kain kafan,” kata salah seorang warga, Hadi sambil menunjukkan lokasi longsoran, Kamis (27/2).

Usai menyapu sepuluh makam, masih ada delapan makam lagi yang terancam tergerus longsor. Namun pada Jumat (28/2), kedelapan makam itu direlokasi ke tempat yang lebih aman dan masih di sekitaran lahan pemakaman.

“Hari ini saya beserta warga dan unsur muspika dibantu BPBD merelokasi sejumlah makam yang posisinya sangat rawan dan kritis sehingga berpotensi kembali longsor,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya di sela-sela proses relokasi.

Dirinya meminta pihak kecamatan dan instansi terkait dibantu BPBD merelokasi secara bertahap makam-makam yang berada di posisi rawan.

“Hari ini baru 8, nanti dilihat kembali kemungkinan kerawanannya akan bertambah atau tidak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Rustam mengatakan, lahan pemakaman tersebut merupakan wakaf untuk pemakaman warga. Luas keseluruhan 3.000 meter per segi.

Namun dikarenakan sering terjadi longsor, lahan terus terkikis sampai berdampak ke tergerusnya makam makam.

“Seiring berjalannya waktu mulai terkikis karena longsor sampai sekarang berdampak ke pemakaman. Enggak tau sekarang luas tanah ini berapa soalnya udah habis kena longsor,” singkatnya. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *