Kampung KB Kota Bogor Jadi Percontohan Nasional

by -
MEGAH: Gapura Kampung KB Kelurahan Cibuluh Kota Bogor tampak megah.

METROPOLITAN – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kota Bogor dapat menjadi percontohan secara nasional. Sebab, Kampung KB di Kota Bogor dinilai sukses dalam menjalankan program.

“Nah, ini nantinya bagaimana ke depan Kampung KB di Bogor ini jadi percontohan untuk daerah-daerah lain,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh di Balai Kota Bogor, Kamis (13/2).

Ninik, sapaan akrabnya, menilai Kampung KB di Kota Bogor masih dijalankan dengan baik sejak digulirkan oleh presiden pada 2016. Jika kebanyakan di derah lain hanya formalitas, sambungnya, Kota Bogor sangat serius dalam menggalakkan KB dan kualitas anak di Kota Bogor.

“Kampung KB ini bukan hanya menjadi program dua anak cukup, kualitas generasinya baik tapi juga memfasilitasi untuk pengembangan anak dan kependudukan di situ,” ujarnya.

Meski demikian, Ninik mengaku masih belum mengetahui jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Bogor. Karena itu, sebelum menjadikan Kampung KB di Kota Bogor sebagai percontohan nasional, ia mengaku akan meminta data AKB dan AKI.

“Karena AKB dan AKI jadi salah satu indikator kesuksesan program ini. Kalau AKB dan AKI turun, ini tentu indikasi permasalahan kependudukan selesai dan sukses, begitupun sebaliknya,” katanya.

Selain Kampung KB, lanjut Ninik, program Sekolah Ibu di Kota Bogor juga patut mendapat perhatian. Pasalnya, program tersebut telah dicontoh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

“Sekolah Ibu ini ditarik ke provinsi menjadi program Sekoper Cinta,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan Kampung KB di Kota Bogor telah mencapai 26 kampung. Kampung itu masih memberi kontribusi besar dalam mengendalikan jumlah penduduk di Kota Bogor.

“Sampai hari ini masih eksis, masih berkontribusi untuk pengendalian kependudukan. Kemudian juga untuk kegiatan lain terkait keluarga berencana,” kata Dedie.

Ia mengaku Komisi IX DPR RI akan mengajukan pembahasan ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mencontoh Kampung KB di Kota Bogor. Sehingga pengendalian penduduk dapat dijalankan dengan baik.

“Hasil rapat kerja khusus ini akan mereka bawa dalam rapat kerja antara Komisi IX dengan BKKBN yang nantinya akan elaborasi bagaimana mengendalikan kependudukan secara umum,” imbuhnya.

Selain itu, tambahnya, Kampung KB di Bogor telah memperoleh banyak apresiasi dan penghargaan di tingkat Provinsi Jabar. Ke depan, Dedie berharap Kampung KB dapat mengendalikan laju jumlah penduduk di Kota Bogor.

“Karena ini pemberdayaan masyarakat yang cukup berhasil, karena masyarakat juga bisa aktif, masyarakat juga bisa memberikan inovasi yang mendukung keberadaan Kampung KB langgeng sampai hari ini,” pungkas Dedie. (re/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *