Pedagang Pasar Parungpanjang Tolak Revitilasi Pasar, Bukan Soal Harga

by -

Semetara itu, Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD. Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan, penolakan tersebut adalah dinamika dalam membangun pasar. Ketika ada aspirasi dari pedagang harus direspon.

“Hari ini, sosialisasi terkait dengan simpang siur mengenai harga dan ada sebagian pedagang masih menolak, inilah tantangan buat kami. Untuk itu, kita datang ke sini untuk melihat situasi yang ada,” ungkap Haris.

Menurutnya, pihak pengembang selesai diangka Rp18 juta. PD Pasar Tohaga juga harus pro pedagang dan akan menyampaikan keberatan itu ke pihak pengembang. Garis besarnya yang masih masuk akal, di angka Rp15 juta per meter untuk satu kios.

“Sebetulnya revitalisasi ini momentum untuk menjawab permasalahan yang sekarang seperti banjir, sampah menumpuk, dan lahan parkir. Nanti semuanya, akan ada pengelolaan dengan baik,” pungkasnya. (sir/b/fin)

Loading...