Pemkab dan Kodim Kolaborasi Bersihkan Sungai

by -

METROPOLITAN-Hubungan antar instansi pemerintahan dengan aparat hukum sejatinya haruslah akur dan kolaboratif.

Seperti yang dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Komando Distrik (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor, yang bersinergi dan kolaborasi dalam berbagai hal, untuk membangun masyarakat.

Seperti saat meresmikan gedung baru di Kodim 0621/Kabupaten Cibinong, yang merupakan bentuk dukungan dan bantuan dana hibah dari Pemkab Bogor, kemarin (17/2).

Selain itu, berbagai program kerja bareng mulai dari penanganan bencana hingga pelayanan masyarakat pun bakal digarap.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, gedung baru yang diresmikan merupakan bantuan dari Pemkab Bogor, yang harus dimaksimalkan penggunaan dan fungsinya.

Plus, untuk menambah semangat kinerja para aparat TNI.

“Jadi dengan lokasi dan tempat yang lebih nyaman tentunya mereka bekerja menjadi lebih semangat, dan semakin termotivasi untuk terus mendidikasikan untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya kepada pewarta, kemarin.

Selain itu, dirinya berharap berbagai kolaborasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab saat ini tengah fokus membangun jalan-jalan baru, lantaran salah satu kendala adalah banyaknya akses yang belum terbuka, hingga masyarakat terhambat baik secara perekonomian maupun kegiatan sehari-hari.

“Kolaborasi dengan TMMD (TNI Manunggula Membangun Desa, red). Tahun ini kita mulai di wilayah timur lagi,” imbuhnya.

AY, sapaan karibnya menambahkan, termasuk dalam upaya membangun Jalur Poros Tengah-Timur atau sering disebut Jalur Puncak II.

Kalau pada 2021 nanti pengajuan pemkab untuk membangun jalur tersebut dari Pemprov Jabar dan pemerintah pusat, berarti TMMD bakal dialihkan ke bagian lain.

“Kalau belum di-acc, berarti TMMD-nya untuk (jalan) poros tengah-timur,” imbuh wanita berkacamata itu.

Sementara itu, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno menuturkan, ada berbagai harapan dari Pemkab Bogor melalui bupati, salah satunya kinerja bersama dalam penanganan wilayah lebih baik lagi.

“Ada harapan dari beliau untuk lingkungan, sehingga ada rencana memberi 20 unit kendaraan operasional untuk koramil, sepeda motor seperti di Korea,” tukasnya.

Harry menambahkan, upaya pengadaan sepeda motor untuk aparat kewilayahan itu mengadopsi kebijakan tentara di Negeri Ginseng.

Disana, ada tentara yang tidak ada perang terbuka, sehingga peran teritorial sangat dikedepankan untuk membantu masyarakat.

“Sehingga digunakan untuk membantu pengawasan sungai-sungai yang kotor, sehingga bisa langsung komunikasi dengan dinas terkait. Makanya sungai-sungai di Korea bersih-bersih, kita ingin adopsi dari situ. Bantuan itu tahun ini. Kita harapkan bisa bermanfaat kearah sana,” tuntas Harry. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *