Pukul Siswa, Guru SMAN 12 Bekasi Dipecat

by -

METROPOLITAN – Guru SMAN 12 Bekasi, Idiyanto memukul anak muridnya di tengah lapangan lantaran terlambat datang sekolah. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku telah memerintahkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memberi sanksi tegas kepada guru tersebut.

“Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan dan sudah dilakukan yaitu dipecat sebagai guru dan jabatan disitu akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut masuk ranah pidana atau tidak itu sedang diteliti. Tapi per hari ini sesuai perintah saya kepala dinas sudah melakukan pemberhentian,” ucap Emil, sapaan akrabnya.

Dia meminta kepada seluruh tenaga pengajar di Jawa Barat untuk lebih bersabar dalam menghadapi anak didiknya.

“Saya mengimbau kalau sudah punya niat berprofesi sebagai guru harus sabar. Karena anak itu karakternya beda-beda ada yang kuat otak kiri, ada yang otak kanan, ada yang motoriknya lebih aktif ada yang pendiam,” ujar Emil.

Emil menyayangkan insiden kekerasan di lingkungan pendidikan kembali terjadi di Jawa Barat.

Sebagai orang tua siswa, guru seharusnya memberi kasih sayang bagi semua siswa.

“Harus dengan rasa sayang karena murid itu melihat guru sebagai orangtua. Maka kalau sebagai orangtua mendidiknya harus dengan kasih sayang bukan kekerasan. Saya imbau supaya semua guru menjdikan peristiwa ini sebagai hikmah dan pelajaran dan tentunya yang bersangkutan sudah diberi tindakan tegas oleh Pemprov,” tuturnya.

Sebelumnya, Idiyanto, memukul anak muridnya di tengah lapangan lantaran terlambat datang sekolah. Kejadian ini direkam salah satu siswa lalu diunggah oleh mantan siswa ke akun Facebook hingga akhirnya viral.

Dalam video tersebut, tampak sang guru memukul pundak dan kepala dua anak muridnya beberapa kali. Pemukulan itu juga disaksikan murid-murid lainnya. Di lapangan itu tampak barisan siswi yang tengah berdiri, sementara barisan siswa tengah jongkok. (kps/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *