Punya ‘Musuh’, Tohaga Putar Otak

by -
CURHAT: Dirum PD Tohaga, Dadun Abdurazaq, saat berbincang dengan salah satu pedagang. Belakangan muncul Bank Emok yang meresahkan pedagang dan pembeli.

METROPOLITAN – Maraknya ‘bank emok’ atau rentenir gaya baru di beberapa pasar se-Kabupaten Bogor, menjadi ‘musuh’ baru yang mesti diselesaikan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga.

Sebab, ‘korbannya’ tidak hanya pedagang tapi juga pembeli.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor itu pun putar otak demi menyelesaikan permasalahan itu.

Hal itu diungkapkan Direktur Umum (Dirum) PD Pasar Tohaga Dadun Abdurazaq, saat drinya menyambangi beberapa pasar seperti Pasar Cariu, beberapa waktu lalu, dimana ia menemukan pedagang yang kesulitan membayar iuran pemeliharaan pasar (IPP) lantaran terjerat bank Emok itu.

“Ini merupakan masalah sosial yang harus dipecahkan bersama. Namun secara institusi, Tohaga punya pekerjaan rumah untuk menyelesaikan fenomena tersebut,” katanya.

Salah satunya, PD Pasar Tohaga tengah berupaya keras mencari rekan perbankan untuk ikut memerangi persoalan itu.

Bank konvensional yang mau bekerja sama dan memudahkan persyaratan pinjaman dengan plafon terjangkau.

Ia pun mengakui sudah ada beberapa perbankan yang mengajukan kerjasama dengan Tohaga.

Dadun menambahkan, pihaknya membuka diri seluas-luasnya bagi bank manapun yang ingin bekerjasama dalam menyelesaikan persoalan keuangan di pasar tradisional.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendata pedagang-pedagang yang lancar secara pembayaran iuran kios pasar, sehingga bisa direkomendasikan menjadi nasabah calon penerima pinjaman bantuan lunak tersebut

“Kami mengajak bank-bank konvensional untuk kerjasama dengan Tohaga, agar bisa memberikan pinjaman lunak kepada para pedagang kami atau bahkan kepada pembeli pasar,” tuntasnya. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *