Rumah Tanggaku Bagaikan Neraka (5)

by -

METROPOLITAN – Hancur seketika hatiku, sebagai istri yang tak pernah dihargai saya terus bertahan untuk anak dan rumah tanggaku.

Terlebih lagi masa mudaku yang telah ku korban untuk menikah dengannya serasa hancur lebur tiada arti.

SEBULAN lamanya saya ditinggal suami, akhirnya dia memberi kabar melalui mertua saya bahwa dia sedang di Bali bersama kedua anaknya.

Akhirnya saya putuskan untuk menyusulnya ke Bali berdua dengan anak saya yang saat itu masih berusia 1 tahun.

Singkat cerita kami hidup kembali berdua di Bali, dan yang saya harapkan hanya perubahan terbaik untuk keutuhan rumah tanggaku dan anak.

Keuangan kami hancur, dan saya putuskan untuk bekerja dengan ijin suami. Seiring berjalannya waktu, saya lakukan sewajarnya sebagai pekerja sekaligus ibu.

Berangkat pagi pulang sore, ketemu anak ngurus rumah dan suami. Tapi tetap kebekuan dalam rumah tanggaku tak bisa dirubah, suamiku semakin asik dengan dunia gelapnya minum-minum, judi dan entah apa yang ada di kepalanya seketika kami cekcok hebat dan dia memukul saya sampai membekas. (bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *