Selain Wingit Bagi Presiden, Kediri Angker untuk Warga Lamongan?

by -

METROPOLITAN – Dalam beberapa hari terakhir, mitos Kediri wingit atau angker bagi presiden ramai diperbincangkan. Ternyata, Kediri juga dianggap angker bagi warga Lamongan yang mempercayainya.
Angker yang dimaksud, warga Lamongan akan sengsara jika menikah dengan warga Kediri. Mitos yang berkembang di Kota Soto, warga Lamongan dilarang menikah dengan warga Kediri.

Ada cerita rakyat yang berkembang tentang Kediri dan Lamongan. Yaitu cerita Panji Laras dan Panji Liris yang akhirnya melahirkan mitos tersebut.

Peninggalan situs purbakala tentang cerita Panji Laras dan Panji Liris masih terawat hingga saat ini. Beberapa peninggalan tersebut di antaranya adalah gentong air dan alas tikar yang terbuat dari batu. Hingga kini kedua benda itu masih tersimpan di Masjid Agung Lamongan.

Selain itu, ada juga makam Ki Patih Mbah Sabilan yang berada di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan. Mitos itu bermula ketika Kediri dan Lamongan tak jadi besanan.
“Mitos ini bermula ketika Adipati Kediri yang memiliki 2 orang putri kembar, Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi ingin menikahkan mereka dengan anak Adipati Lamongan, Panji Laras dan Panji Liris masa senjakala Majapahit,” kata salah satu pemerhati sejarah Lamongan, M Navis, Selasa (17/2/2020).Antara percaya dan tak percaya, salah seorang warga Lamongan, Faisol mengakui mitos tersebut memang ada di Lamongan. Faisol mengaku menjumpai tetangganya yang memiliki istri orang Kediri yang kemudian berpisah.

“Saya tahu mitos itu. Antara percaya dan tidak percaya, dulu tetangga saya ada yang mengalami dan sekarang sudah berpisah. Ya mungkin tidak berjodoh saja,” kata Faisol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *