2 Pasien Dalam Pengawasan di Kota Bogor, Bima Arya Minta Ditangani Serius

by -
Ilustrasi

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan ada dua orang di Kota Bogor yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dengan rincian, satu orang berada di Tanahsareal dan satu orang lagi berada di RS Melania, yang merupakan warga Kabupaten Bogor.

“Ini harus kita atensi betul. Saya minta keberadaan alat pelindung diri (APD) dipastikan ada semua,” kata Bima Arya saat video conference Brifieng Staff, Selasa (17/3).

Bima Arya juga meminta pemetaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan sampai ke tingkat kelurahan. Pendataan juga harus lengkap di setiap rumah sakit yang ada di Kota Bogor.

Selain itu, Bima Arya menginstruksikan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor untuk sesegera mungkin memproduksi hand sanitizer homemade. Hand sanitizer itu nantinya dibagikan secata gratis kepada masyarakat dan ditempatkan di fasilitas umum.

“Jangan sampai kelangkaan menghambat proses pencegahan yang saat ini tengah kita jalani,” ujarnya.

Informasi yang diterima Metropolitan dari Humas Pemerintah Kota Bogor, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 30 orang. 20 orang di antaranya sudah dinyatakan sehat dan 10 orang masih menjalani proses pemeriksaan 14 hari ke depan, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *