4 Dinas Dipindah

by -

Tingginya mobilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Balai Kota Bogor harus diantisipasi. Jika tidak, bukan tak mungkin kepadatan ASN bakal berujung pada kesemrawutan lantaran kondisi Plaza Balai Kota sudah tak mampu lagi menampung tingginya hilir-mudik ASN.

ATAS hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melakukan penyegaran dengan merotasi dan memin­dahkan sejumlah kantor dinas dan instansi di kawasan Pla­za Balai Kota tahun ini.

Kepala BPKAD Kota Bogor, Atep Budiman, mengatakan, tahun ini Pemkot Bogor me­mindahkan empat kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tiga di antaranya di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor. Atep men­jelaskan, pemindahan kantor OPD ditarget tahun ini selesai, karena tak ada kegiatan fisik yang hanya merapikan gedung perkantorannya. “Untuk se­batas cat dan merapikan kita sudah siap,” ujar­nya saat dikonfir­masi. Empat OPD tersebut yakni kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Ko­minfostandi), Kantor Inspek­torat serta Dinas Perpusta­kaan dan Kearsipan serta BPKAD.

Untuk kantor anyar BPKAD, rencananya menempati gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah­sareal. BPKAD tersebut bakal menempati dua lantai di gedung setinggi lima lantai tersebut.

Sedangkan untuk kantor Dinas Kominfostandi, sam­bung dia, akan digeser ke BPKAD di samping gedung Setda. Sementara gedung In­spektorat akan menempati gedung Fish Mart yang kini tercatat milik Dinas Perta­nian dan Dinas Ketahanan Pangan di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur.

”Kalau di gedung Fish Mart masih memerlukan renovasi. Untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menem­pati gedung Kominfostandi atau eks gedung DPRD Kota Bogor yang lama,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Ba­gian (Kabag) Umum Setda Kota Bogor, Yadi Cahyadi, menuturkan, saat ini kompleks Balai Kota Bogor sudah tidak memadai. Terlebih jika sedang ada kegiatan besar atau aca­ra. ”Pergeseran atau pemin­dahan dua instansi ini sang­at berdampak besar bagi Balai Kota Bogor. Sebab, kondisi lahan parkir kita ter­batas. Apalagi kalau sedang ada kegiatan atau acara,” tuturnya.

Saat ini, sambung dia, kon­disi Balai Kota Bogor sangat padat oleh sejumlah aktivitas ASN. Ditambah luas seputa­ran plaza yang diperkirakan hanya berkisar 2, 673 meter persegi terlalu sempit jika dibandingkan tingginya mo­bilitas ASN di sana.

”Dengan pemindahan ini tentu akan mengurangi beban volume kegiatan di sini. Ini akan menambah elok peman­dangan. Jadi, kendaraan roda dua dan roda empat bisa lebih leluasa dan tertata dengan baik. Apalagi kalau ada acara,” pungkasnya. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *