50 PKWT Satpol PP Jalani Pelatihan

by -

METROPOLITAN – Seba­nyak 50 Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Sa­tuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengik­uti pendidikan dan pelatihan (diklat) di New Panjang Jiwo Resort, Desa Cikeas, Kecama­tan Sukaraja, Kabupaten Bo­gor, Senin (16/3).

Diklat dibuka langsung Se­kretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, se­kaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta diklat yang pada April mendatang sudah bertugas di lapangan.

”Saya ucapkan selamat ka­rena berhasil lolos seleksi yang sangat ketat karena ada 688 pelamar dan yang diterima hanya 50 orang,” ujar Ade.

Ia mengatakan, penyeleng­garaan diklat ini bukan tanpa alasan. Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meng­inginkan PKWT Satpol PP menjadi petugas yang paham aturan dan tugas fungsinya. Apalagi Satpol PP merupakan tonggak dalam memberikan ketenteraman bagi masyara­kat. Sehingga tidak dipung­kiri harus memiliki banyak keahlian seperti yang akan diajarkan pada diklat ini.

”Anggota Satpol PP harus bisa diandalkan, harus punya keahlian kebencanaan. Serta yang tak kalah penting me­miliki sisi humanis dalam melakukan pendekatan ke­pada pelanggar aturan,” je­lasnya.

Plt Satpol PP Kota Bogor Irwan Riyanto mengatakan, perekrutan PKWT Satpol PP ini sudah kedua kalinya sejak pertama digelar pada 2017 lalu. Hal itu dikarenakan Pem­kot Bogor masih membutu­hkan banyak personel Satpol PP mengingat saat ini hanya ada 280 personel Satpol PP Kota Bogor yang seharusnya dengan luas Kota Bogor dan jumlah penduduk 1 juta di­butuhkan 350-400 personel Satpol PP.

”Anggaran tahun ini baru bisa rekrut 50 PKWT, tahun depan kami ajukan rekrut 150 personel. Lima puluh perso­nel Damkar dan seratus Sat­pol PP,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Theo Patricio Freitas mengatakan, sebelum lolos ke tahap ini, seluruh peserta diklat sudah lebih dulu dila­kukan serangkaian tes. Mulai dari tes administrasi, tes kese­hatan, tes Samapta (fisik), seperti lari, push up dan lain­nya, tes postur tubuh (laki-laki tinggi 168 cm, perem­puan tinggi 158 cm).

”Materi diklat selama lima hari tentang, tupoksi Satpol PP, kepegawaian, penegakan Per­da, penanganan huru hara dan pada Sabtu-Minggu dilanjut dengan latihan fisik. Tapi jadwal ini bisa berubah untuk pence­gahan penyebaran Virus Co­rona,” kata Theo. (*/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *