Bupati Bogor Kesulitan Cari Panitia Seminar Korban Positif Corona yang Meninggal

by -

METROPOLITAN.id – Jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah yang meninggal dunia bertambah satu orang. Berdasarkan hasil pelacakan, pasien 49 tahun berjenis kelamin perempuan itu pernah mengikuti seminar di Bogor.

“Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif corona meninggal kasus pertama di Jawa Tengah yang dirawat di RSUD dr Moewardi Surakarta,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurutnya, ada empat pasien positif corona di Jateng yang memiliki riwayat perjalanan di Bogor untuk mengikuti seminar, dua di antaranya meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, mereka mengikuti seminar di salah satu hotel di kawasan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku kesulitan melacak kasus positif corona yang berasal dari seminar di Babakanmadang. Sebab hingga saat ini, ia belum bertemu dengan pihak panitia.

“Hasil Babakanmadang sejauh ini panitianya belum ketemu. Kita sudah minta bantuan pihak keamanan,” kata Ade Yasin saat penyemprotan disinfektan di SMPN 2 Cibinong, Kamis (19/3).

Saat ini, Ade Yasin mengaku pemerintah tengah melakukan pelacakan peserta yang mengikuti seminar anti riba tersebut.

Tak hanya itu, pihaknya melakukan pemantauan kepada 15 pegawai hotel yang melayani peserta seminar. Mereka sudah mengikuti tes dan hasilnya negatif.

“Tapi untuk meyakinkan kita sudah kirim lima sampel darah para pegawai hotel tersebut ke Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Semua masih kita pantau,” terangnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *