Dampak Corona, Disdukcapil Terapkan Layanan via WA

by -

METROPOLITAN – Sejak 19 Maret, Di­nas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerapkan kebijakan pe­layanan secara online melalui WhatsApp untuk warga Kabupaten Bogor yang ingin mengurus administrasi kependudukan di tengah wabah corona (Covid-19).

Namun pelayanan yang berlaku hingga 31 Maret itu dibatasi jam dan jumlah ajuan yang masuk per layanan. Pelayanan secara online lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp tersebut berjalan sejak pukul 08:00 hingga 14:00 WIB. Laya­nan pun dibatasi hingga mak­simal 50 ajuan per layanan perhari.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Emilia Okiyanti, men­gatakan, setiap hari nomor-nomor layanan menerima ajuan lebih dari jumlah mak­simal per hari pada beberapa layanan. Sehingga beberapa layanan memberikan lebih dari satu nomor pelayanan, seperti administrasi kepen­dudukan.

”Kan kita batasi 50 ajuan per layanan. Insya Allah normal, dibatasi 50 ajuan per layanan. Jadi kalau sudah 50 ajuan, tapi masih ada yang WA (WhatsApp, red), maka dip­roses lagi di hari berikutnya. Karena awalnya juga sudah banyak, jadi banyak PR juga yang harus diselesaikan,” be­bernya.

Pada beberapa jenis pe­layanan, sambung dia, ada yang lebih dari satu nomor atau pegawai yang melayani. Itu untuk mengantisipasi membeludaknya pengajuan, sehingga merepotkan pe­layanan. ”Betul jadi dibagi-bagi, kan banyak,” imbuhnya.

Namun, sambung dia, khu­sus layanan perekaman KTP-el ditiadakan sementara waktu. Sejauh ini waktu ber­lakunya kebijakan itu masih mengacu info awal dan belum ada petunjuk pimpinan. Se­hingga masih mengacu pada tanggal sesuai informasi yang sudah disebar. ”Belum ada petunjuk dari pimpinan, jadi mengacu pada waktu yang sudah disosialisasikan,” ujar­nya.

Sejak berlaku layanan via WA, tambah dia, pengajuan paling banyak ada pada lega­lisir administrasi kependu­dukan. Salah satu penyebab­nya bertepatan dengan masa pendaftaran kepolisian. ”Le­galisir kemarin awal-awal banyak, WA legalisir ada, kemudian nanti kita print-kan, nanti tinggal ambil sesuai yang kita tentukan,” paparnya.

Sementara itu, kepala Dis­dukcapil Kabupaten Bogor pernah menyebut, Pemkab Bogor merumahkan seluruh PNS untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) sesuai Surat Edaran (SE) Bu­pati Bogor dengan Nomor: 443/671-TUK tentang penye­suaian sistem kinerja Apara­tur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyeba­ran Corona Virus Disease-19 (Covid) 19 di lingkungan Pemkab Bogor.

Menurutnya, Disdukcapil salah satu instansi vital bagi pelayanan ke masyarakat da­lam kepengurusan adminis­trasi kependudukan. ”Jadi pengajuannya lewat WA setiap pengajuan dokumen kepen­dudukan dan pencatatan dari warga. Cukup menghu­bungi nomor kontak WA yang diinformasikan, sesuai per­mohonan. Dengan persyara­tan yang semestinya bentuk fisik kini hanya perlu difotokan melalui WA,” paparnya.

Jika sudah selesai, sambung dia, petugas akan memberi­tahu ke pemohon untuk datang ke kantor Disdukcapil Kabu­paten Bogor tanpa harus an­tre. Meski WFH, petugas maupun staf masih tetap ada yang piket sesuai jadwal.

Di bidang pendaftaran pen­duduk seperti perubahan data dan KK, warga bisa mengi­rim pesan singkat via WA ke Nomor 0858-9032-7265 (Mur­ni) atau 081293255785 (Novi). Sedangkan untuk Kartu Iden­titas Anak (KIA), bisa men­hubungi 081293256039 (Put­ri), lalu SKTT WNA di skttdis­[email protected] dan Pindah Datang bisa menghubungi 085714158257 (Wiwit) dan 081211127732 (Dimas).

”Untuk update data BPJS, Bank dan Imigrasi, ke 085772587640 (Ade), lalu Pengecekan status KTP-el: 085156345058 (Sanusi), Pe­layanan darurat perekaman KTP-el untuk keperluan rumah sakit di 081293255792 (Wil­dan),” jelas Otje.

Selain itu, kata dia, untuk di bidang Pencatatan Sipil (Ca­pil) mulai dari Akta Kelahiran ke 085773130046 (Dimyati) dan 089515467502 (Herfik), Akta Kematian ke 089515467504 (Ikna), Perkawinan dan peng­esahan anak ke 081213637631 (Agustyo), Perceraian ke 085710094350 (Achmad Fah­rudin), Legalisir KTP dan KK ke 081319722695 (Dika), 085733312220 (Dwijo), 081806377893 (Rudy) dan 081285751820 (Iwan).

”Terakhir dalam legalisir Akta Kelahiran dan Akta Ke­matian dapat menghubungi di 089659913249 (Syahrial) dan 081385333439 (Depri),” tuntasnya. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *