Dibentuk Humanis, Mampu Beri Ketenteraman bagi Masyarakat

by -

Satpol PP Bogor menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada 50 anggota Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Kegiatan itu dilakukan di salah satu resort di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (16/3).

DIKLAT itu dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat. Dalam pemaparannya, Ade juga turut memberi arahan kepada seluruh peserta diklat yang pada April mendatang sudah bertugas di lapangan. ”Saya ucapkan selamat karena berhasil lolos seleksi yang sangat ketat, karena ada 688 pelamar dan yang diterima hanya 50 orang,” kata Ade.

Menurutnya, penyelengga­raan diklat ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meng­inginkan PKWT Satpol PP menjadi petugas yang paham aturan dan tugas fungsinya. Apalagi, Satpol PP merupakan tonggak dalam memberi ke­tenteraman bagi masyarakat.

Sehingga tidak dipungkiri harus memiliki banyak keah­lian seperti yang akan diajarkan pada diklat ini. ”Anggota Satpol PP harus bisa diandalkan, ha­rus punya keahlian kebenca­naan. Serta yang tak kalah penting memiliki sisi humanis dalam melakukan pendekatan kepada pelanggar aturan,” ujar­nya.

Sementara itu, Ketua Panitia Theo Patricio Freitas menga­takan, sebelum lolos ke tahap ini, seluruh peserta diklat sudah lebih dulu dilakukan serang­kaian tes. Mulai dari tes admi­nistrasi, tes kesehatan serta tes samapta (fisik); seperti lari, push up dan lainnya, tes postur tubuh (laki-laki tinggi 168 cm, perem­puan tinggi 158 cm).

”Materi diklat selama lima hari tentang tupoksi Satpol PP, kepegawaian, penegakan per­da, penanganan huru hara dan pada Sabtu-Minggu dilanjut latihan fisik. Tapi jadwal ini bisa berubah untuk pencegahan penyebaran virus corona,” pungkas Theo. (*/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *