Diprediksi Molor Lebih Lama

by -

METROPOLITAN –  Jadwal kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia diprediksi akan molor dari waktu yang sudah ditentukan. Ini terjadi karena penyebaran virus corona di Tanah Air semakin masif dan merebak.

Sejat i ­n y a , PS­SI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 14 Maret 2020 telah memutuskan untuk menunda dua kompetisi beda kasta itu selama minimal dua pekan. Namun, penghen­tian kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 terancam molor lebih lama. Sebab pada 18 Maret lalu, PSSI menyam­paikan instruksi langsung melalui surat kepada LIB untuk menghentikan kompetisi hing­ga waktu yang ti­dak ditentukan. Keputusan itu untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait penye­baran virus corona. Selain itu juga merespons surat Men­teri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali tentang protokol kewaspa­daan pencegahan virus ter­sebut bagi kegiatan olahraga. ”Kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara wak­tu dihentikan,” kata Ketua Umum (Ketum) PSSI Mocha­mad Iriawan dalam surat yang ditujukan untuk Direktur Utama LIB Cucu Sumantri.

”Pencabutan atas penghen­tian Shopee Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu per­kembangan lebih lanjut mengenai penyebaran Co­vid-19 di Indonesia, yang akan disampaikan langsung ketua Umum PSSI,” sambung surat yang juga ditembuskan ke Menpora, ketum KONI dan para klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2.

Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan, juga menugaskan LIB untuk me­nyesuaikan jadwal jika kom­petisi kembali digelar. Selain itu, LIB diminta berkoordi­nasi ulang dengan pihak ke­polisian selaku pemberi izin keamanan. ”Menyusun kem­bali jadwal Shopee Liga 1 dan 2 dengan mempersiapkan hal-hal teknis serta adminis­tratif. Melakukan komuni­kasi dengan pihak keamanan terkait perubahan jadwal kompetisi,” tutur Iwan Bule.

”Membuat kajian manajemen keuangan di masing-masing klub dan LIB secara menyeluruh dalam kondisi terburuk,” tutup­nya. (bol/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *