Guru di Gunungsindur Susun Rencana Belajar Sistem Online

by -

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah lembaga pendidikan diliburkan berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor. Penghentian KBM di sekolah berlangsung 14 hari terhitung mulai Senin (16/3) sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

HUMAS Disdik Kabupaten Bogor, Iqbal Rukmana, men­gatakan, surat edaran dari Ka­disdik Kabupaten Bogor telah disebarkan pada Minggu melalui Koordinator Pelayanan Pendidikan (Koryandik) di setiap kecamatan, melalui lem­baga Musyawarah Kerja Ke­pala Sekolah (MKKS) tingkat SMP sederajat serta lembaga Kelompok Kerja Kepala Seko­lah untuk tingkat SD sederajat serta TK, PAUD, PKBM dan lainnya.

”Kalau masih ada aktivitas di sekolah, itu bukan masuk tapi pengarahan, karena tidak ada KBM. Karena (hari ini, red) dipastikan murid harus sudah di rumah maksimal jam 11:00 WIB,” ujarnya. Pantauan di lapangan, ada sejumlah seko­lah yang masih giat upacara dan siswa datang layaknya tidak diliburkan. Salah satunya di SDN Gunungsindur 01 Keca­matan Gunungsindur. Kepala SDN Gunungsindur 01, Mina kristinayanti, mengatakan, upacara tersebut diikuti siswa serta sejumlah wali murid dan digunakan untuk menyosiali­sasikan surat edaran Disdik. Selain itu, ia juga mengimbau murid dan wali murid selalu menjaga kesehatan diri dan lingkungan agar tidak terkena penyakit.

”Sebenarnya bukan diliburkan belajar, tapi dipindahkan giat belajarnya di rumah masing-masing. Kami mengimbau murid tetap fokus dan rajin belajar serta tidak melakukan aktivitas di luar rumah,” katanya Sementara di SMK Negeri 1 Gunungsindur, kepala sekolah beserta para guru berkumpul untuk membahas berbagai metode pengajaran kepada murid melalui sistem media online. Dalam briefing tersebut, Kepala SMKN 1 Gunungsindur, Fajar Alam Syah, membahas pula pembentukan tim pem­belajaran online yang terdiri dari tim kurikulum, tim IT dan unsur wali kelas.

”Sementara materi belajarnya disesuaikan instruksi dinas pendidikan, yaitu 16 sampai 20 Maret 2020, materi pence­gahan Covid-19 Corona dan mulai 23 hingga 29 Maret 2020 diberikan materi pembelajaran seperti biasa,” pungkasnya. (sir/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *