Kades Cikahuripan Terbitkan Surat Keterangan Tanah Palsu

by -

METROPOLITAN – Aksi tidak terpuji ditunjukkan Kepala Desa (Kades) Cikahuripan, Makmur Nurhendi, dalam memberi pelayanan kepada masyarakat dalam bidang per­tanahan. Kades telah mengelu­arkan surat keterangan tanah palsu yang mengakibatkan salah satu warganya menga­lami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

”Awalnya tanah itu memang milik Pak Adang seluas 3.000 meter. Tapi pas diukur dan dijual ke Pak Hendra, hanya ada 1.900 meter. Hendra ke­mudian menjual ke Gunawan seluas 1.000 meter dengan surat AJB dan keterangan tidak sengketa dari desa,” kata Iwan, salah satu kuasa kepemilikan lahan tersebut, kepada Met­ropolitan, kemarin.

Meski sudah memiliki buk­ti kepemilikian berupa AJB dan surat keterangan kepe­milikan yang dikeluarkan dari kades Cikahuripan, namun anehnya di lokasi tanah ter­sebut tengah dibangun rumah permanen. Ternyata pemi­liknya bangunan tersebut sudah mengantongi bukti kepemilikan berupa sertifikan seluas 800 meter atas nama Asof Sofyan.

“Jadi pada saat surat tidak sengketa dari kades Cikahu­ripan dikeluarkan kades. Ka­des sebenarnya sudah menge­tahui kalau lahan yang di­maksud sudah tumpang tindih kepemilikan. Tapi ke­napa tetap mengeluarkan surat tersebut, itu sama saja membohongi kami dan me­malsukan data keterangan kepemilikan tanah,” katanya.

Ketika pihaknya mengon­firmasi ke kades, Iwan men­jelaskan bahwa kades menan­datangani surat tidak seng­keta tersebut lantaran ada paksaan dari pihak Hendra. Padahal, lanjutnya, itu tidak mungkin terjadi. Walaupun ada paksaan dari pihaknya seharusnya kepala desa bisa menepis lantaran punya we­wenang.

”Kades bilang katanya wak­tu itu dipaksa untuk tanda tangan, padahal kan engga itu mah bisa jadi akal-akalan saja. Masa seorang pemimpin mau disuruh sama masyara­kat kalau hal itu malah bikin masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Cika­huripan Makmur Nurhendi mengaku tidak tahu bahwa surat keterangan tidak seng­keta yang ia tandatangani ternyata tumpang tindih dan bermasalah. Ia berkilah jika waktu penandatangan surat sengketa tersebut ada paksa­an. (zis/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *