KUA Ciampea Imbau Calon Pasutri Tunda Pernikahan

by -

METROPOLITAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Keca­matan Ciampea, Kabupaten Bogor, menganjurkan calon pasangan suami istri (pasut­ri) menunda terlebih dulu rencana pernikahan dalam waktu dekat. Anjuran tersebut disampaikan menyusul wabah virus corona yang sudah me­nyebar ke Indonesia.

”Sebaiknya dalam kondisi seperti ini menunda dulu pernikahan. Kalaupun sudah terlanjur mengadakan hajatan, alangkah baik menyediakan hand sanitizer agar terhindar dari Covid-19,” terang Ke­pala KUA Kecamatan Ciampea, Herman.

Menurutnya, imbas penye­baran virus corona berdampak pada calon pendaftar nikah di KUA Ciampea sepi. Di bu­lan ini saja, pasangan yang mendaftarkan diri untuk me­nikah menurun 50 persen. Biasanya satu bulan yang mendaftar mencapai 120 pa­sangan. Namun saat ini pas­ca virus corona, hanya 40 pasangan yang mendaftar menikah.

”Tapi sampai sekarang tidak ada pengantin yang meng­gagalkan nikah akibat Co­vid-19. Ada juga pasangan pengantin perempuan yang usianya kurang dari 19 tahun. Sesuai aturan baru tentang pernikahan, untuk usia calon pengantin perempuan harus berusia 19 tahun,” ujarnya.

Herman juga tak lupa meng­ingatkan warga untuk mem­batasi jumlah masyarakat yang hendak mengantarkan peng­antin yang hendak akad nikah. ”Sesuai imbauan pemerintah, pihak KUA membatasi jumlah orang yang mengantarkan pengantin. Disarankan peng­antin, wali nikah dan saksi yang boleh menghadiri acara akad nikah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Herman juga mengimbau bagi warga yang ingin menikah, apalagi dise­lenggarakan besar-besaran, harus mengantisipasi penye­baran Covid-19.

”Saya imbau mengadakan acara hajatan secara seder­hana. Itu untuk mengantisi­pasi peredaran virus corona,” pungkasnya. (ads/c/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *