Masih Minim, Bogor Butuh Tambahan Ruang Isolasi

by -
Ilustrasi

METROPOLITAN.id – Menghadapi pandemi virus corona, Kabupaten Bogor membutuhkan banyak ruang isolasi tambahan. Hal ini lantaran masih minimnya ruang isolasi di rumah sakit, khusunya di RSUD yang ada di Kabupaten Bogor.

“Memang masih sangat minim (ruang isolasi, red), eumah sakit sudah berjalan lagi mempersiapkan ruang isolasi tambahan,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Rabu (25/3).

Saat ini, dari empat RSUD yang ada di Kabupaten Bogor, semuanya belum memiliki ruang isolasi dengan jumlah representatif untuk menampung pasien corona.

RSUD Ciawi menjadi rumah sakit yang memiliki ruang isolasi paling banyak yakni 22 ruangan. Namun jika ditotal di empat RSUD yang ada, jumlah ruang isolasi masih kurang dari 100 ruangan.

“Di RSUD Ciawi bahkan menutup sementara Poli Kecantikan untuk menambah ruang baru dan memaksimalkan SDM perawat yang ada di rumah sakit. Kita butuh banyak ruang isolasi, apalagi hari ini ada 1000 orang yang ikut rapid tes corona,” terangnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor perlu menyiapkan lokasi alternatif untuk ruang isolasi. Misalnya, menggunakan Wisma Atlet di Hambalang dan itu sedang dikoordinasikan

“Karena di RSUD Cileungsi saja infonya sampai memasang tenda tambahan bantuan dari Kodim Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr Kusnadi membenarkan masig kurangnya ruang isolasi di RSUD Kabupaten Bogor. Lelaki yang ditunjuk sebagai juru bicara COVID-19 Kabupaten Bogor ini menilai butuh minima 500 ruang isolasi.

“Kebutuhannya minimal 500 ruangan,” singkatnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *