Pemkot Bogor Dapat Tambahan Alat Tes Corona

by -

METROPOLITAN – Me­nyikapi terbatasnya peralatan medis untuk mengatasi virus corona, IPB University mem­berikan bantuan berupa se­ratus Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan Viral Transport Media (VTM) un­tuk media tes swab yang dit­ujukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor.

Sementara itu, hingga Sa­btu (21/3) malam, jumlah positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 berjumlah tiga orang. Salah satunya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Juru Bicara (Jubir) Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Dr Sri Nowo Retno, menje­laskan data Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjum­lah 163 orang dan telah di­nyatakan selesai sebanyak 21 orang. “Jadi dalam peman­tauan kita sebanyak 142,” ujar Retno.

Sementara itu, Pemkot Bo­gor memutuskan untuk mem­batasi pelaksanaan tes Co­vid-19. Pembatasan tes itu mengingat keterbatasan kit atau alat pendeteksi. Kare­nanya, masyarakat yang men­galami gejala awal diimbau mengisolasi diri.

”Test Covid akan dilakukan sesuai indikasi, menyikapi keterbatasan kit untuk tes Covid, yaitu VTM (sampel swab, red). Dinkes (Dinas Kesehatan, red) terus men­gupayakan pengiriman dari laboratorium Kemenkes dan Labkesda provinsi Jawa Barat,” kata Retno.

Retno menyampaikan, hingga kini untuk tes Covid-19 hanya dilakukan sesuai in­dikasi, dan belum bisa dila­kukan secara mandiri.

Sementara untuk langkah selanjutnya, Dinkes akan fokus pada penyiapan pe­layanan kesehatan untuk mengantisipasi kenaikan kasus. RSUD Kota Bogor su­dah ditetapkan sebagai RS Rujukan Covid-19 sesuai Keputusan Gubernur Jawa Barat pada 17 Maret 2020.

”Pembatasan akan dilakukan untuk pasien-pasien yang berobat ke fasilitas kesehatan, juga pengantarnya. Diimbau agar yang datang ke faskes hanya yang betul-betul dalam keadaan darurat,” imbuh Retno.Retno mengajak ma­syarakat fokus dengan kewas­padaan tinggi untuk memutus rantai penularan saat ini. Jika saat ini merasa berisiko untuk tertular, lakukan isolasi diri. ”Fokus pada peningkatan daya tahan tubuh, karena ini yang sangat penting untuk saat ini. Untuk seluruh masyarakat diimbau tinggal di rumah,” ujar Retno. (rb/vin/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *