Petugas Kenakan Jas Hujan untuk Evakuasi Warga Suspect Corona

by -

METROPOLITAN – Aksi nekat tim medis RSUD dr Slamet di Garut, Jawa Barat, viral di media sosial setelah merujuk pasien diduga (suspect) terinfeksi virus corona menggunakan jas hujan alih-alih mengenakat alat pelindung diri (APD) yang berstandar keamanan.

Pemerintah Kabupaten Garut mengakui persediaan APD habis sehingga, seperti dalam foto yang beredar, juru mudi dan tim medis tampak mengenakan jas hujan transparan, masker, kacamata khusus dan sepatu bot.

Di Tasikmalaya, petugas dan sopir ambulans serta petugas pendamping terlihat menggunakan jas hujan saat membawa dua warga berstatus Orang dalam Pengawasan (ODP) virus corona.

Dalam video yang beredar, petugas terlihat menggunakan jas hujan berwarna biru.

Uus Supangat, Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya, membenarkan peristiwa sebagaimana video dan fotonya beredar di media sosial itu.

Tetapi, katanya, mereka yang mengenakan jas hujan itu sebenarnya bukan tim medis atau paramedis, melainkan petugas ambulans yang memang dimintai bantuan.

Uus juga berterus terang, persediaan APD di rumah sakit itu terbatas sehingga harus penggunaannya harus diprioritaskan untuk tenaga medis dan paramedis yang dimungkinkan berkontak jarak dekat dengan pasien.

Penggunaan jas hujan, katanya, cukup efektif mengurangi risiko penularan, meski tidak disarankan karena tidak berstandar keamanan.

Warga yang dievakuasi oleh petugas itu pun, katanya, berstatus Orang dalam Pengawasan (ODP), bukan Pasien dalam Pengawasan (PDP). Meski begitu, prosedur keamanan dan keselamatan tetap diberlakukan.

 

https://www.vivanews.com/berita/nasional/39947-video-petugas-kenakan-jas-hujan-untuk-evakuasi-warga-suspect-corona?medium=autonext

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *