Positif Corona Meninggal di Solo Ikuti Seminar di Sentul, Panitia Tak Kooperatif

by -

METROPOLITAN – Bupati Bogor menyebut pasien positif virus Corona di Solo Jawa Tengah, ternyata mengikuti seminar di hotel di Babakan Madang, Sentul. Pasien meninggal ini no 50.

Ade Yasin membantah pasien positif Corona nomor 50 itu terpapar di Bogor.Warga Jabar Positif Corona Terus Bertambah, Kini 10 Orang Pasien ini tidak terpapar di Kabupaten Bogor.

Ade Yasin menduga pasien nomor 50 itu terpapar setelah mengikuti seminar di Bogor.

“Kepala Dinas sudah lakukan tracing, kalau dihitung dari masa inkubasinya kemungkinan itu kejadiannya di bandara atau dari tempat yang lain,” tutur Ade.

Pihak Dinkes Kabupaten Bogor, menurut dia, sudah melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap 15 pegawai hotel yang bekerja saat seminar itu digelar.

“Sudah diperiksa dan dinyatakan dalam kondisi baik dan sudah masa lewat masa inkubasinya. Tidak ada yang terpapar dan suspect Corona. Sterilisasi, pembersihan sudah di lakukan di hotel itu,” ujar Ade Yasin.

Pemkab Bogor, Ade menjelaskan, saat ini masih menelusuri apakah ada warga Kabupaten Bogor yang ikut dalam seminar itu atau tidak.

“Warga Kabupaten Bogor yang ikut dalam seminar itu masih kita telusuri. Panitianya enggak kooperatif. Kita sedang cari daftar pesertanya,” ucapnya.

Ade menyebut saat ini ada satu orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan tujuh Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Sampai saat ini di Kabupaten Bogor belum ada yang suspect Corona,” kata Ade Yasin.

SUMBER : https://bogor.pojoksatu.id/baca/positif-corona-meninggal-di-solo-ikuti-seminar-di-sentul-panitia-tak-kooperatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *