Puncak Aman dari Corona, Wabup Minta Masyarakat Jangan Takut

by -

METROPOLITAN.id – Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan meminta masyarakat tidak panik dalam menyikapi fenomena virus corona. Hingga saat ini, dirinya memastikan Kabupaten Bogor, termasuk wilayah Puncak, aman dari virus corona.

“Saya sudah cek ke RSUD Ciawi, rumah sakit paru dan lainnya, tidak ada indikasi virus corona, khususnya di Puncak. Puncak clear dari corona. Jadi masyarakat jangan panik, jangan khawatir jika ingin berwisata di Puncak,” kata Iwan Setiawan, Rabu (4/3).

Menurutnya, para camat dan perangkat daerah hingga tingkat bawah selalu melakukan pemantauan. Hasil laporannya, semua wilayah masih dalam kondisi aman dari virus corona.

“Laporan dari camat-camat di tiap wilayah juga semua masih aman. Pemkab Bogor menjamin masih aman dan tidak ada yang terondikasi corona, khususnya di wilayah Puncak,” terangnya.

Sebelumnya, usai dua warga Indonesia dinyatakan positif corona, okupansi hotel di kawasan Puncak ikut mengalami imbas. Banyak pengunjung yang membatalkan pesanan secara tiba-tiba ke pihak hotel.

Kondisi tersebut diungkapkan salah satu pengelola hotel di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Yusuf. Menurutnya, pembatalan pesanan mulai terjadi hari ini, Rabu (4/3).

“Benar (banyak pembatalan, red). Ini sedang kita bahas. Banyak yang dicancel,” kata Yusuf kepada Metropolitan.id, Rabu (4/3) sore.

Di hotelnya sendiri, sudah ada tiga instansi yang membatalkan menginap. Mereka mengaku terpaksa membatalkan pesanan lantaran khawatir penyebaran virus corona.

“Seperti di hotel saya hari ini, sudah ada tiga grup yang cancel. Lumayan banyak karena mereka biasanya pakai per kelompok,” terangnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tak hanya terjadi di hotelnya. Beberapa hotel lain mengalami hal serupa. Para pelanggan memilih membatalkan pesanan sampai ada kepastian dari atasan mereka.

Yusuf sempat menunjukan isi percakapan di grup WhatsApp marketing hotel kawasan Puncak kepada Metropolitan.id. Benar saja, banyak yang melaporkan pembatalan pesanan untuk beberapa hari ke depan.

“Memang benar sudah ada beberapa hotel yang dicancel, bahkan ada yg sampai keseluruhan dicancel.
Alasannya mereka takut terjadi penyebaran virus corona,” ungkap Yusuf.

Padahal, ia menegaskan, kawasan Puncka Bogor aman dari virus corona. Dirinya meminta para pelanggan percaya dan pemerintah mencarikan solusi atas persoalan ini.

“Jadi kebanyakan pada takut. Padahal kami sudah berkali-kali menyampaikan bahwa di Puncak aman. Kondisi ini jelas merugikan. Sudah fix booking, sudah DP juga tapi tiba-tiba dicancel. Otomatis rating hotel turun, imbasnya ke karyawan,” terangnya.

Yusuf menjelaskan, pembatalan biasanya dilakukan oleh pengunjung yang berkelompok. Seperti perusahaan, instansi pemerintah hingga komunitas-komunitas.

“Yang cancel banyakan grup, dari corporate, instansi hingga komunitas. Jadi sangat terasa,” tandas Yusuf. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *