Renovasi Kantor Desa Tanjungsari Disoal

by -

METROPOLITAN – Kepala Desa (Kades) Tanjungsari, Jafar Maulana, mengaku kurang puas pada proses renovasi kantor desa yang menghabis­kan dana Rp80 juta. Ia berha­rap proses renovasi bisa dila­njutkan ke tahap kedua se­hingga proses perbaikan bisa maksimal.

“Sebenarnya saya kurang puas dengan proses renovasi yang dilakukan pada masa Pjs dulu, karena tidak sesuai yang diharapkan baik dari segi perbaikan maupun kua­litas,” kata Jafar.

Menurut dia, Pjs waktu itu melakukan renovasi dengan menghabiskan anggaran se­besar Rp 50 juta. Sementara sisanya ia alokasikan untuk menyempurnakan proses renovasi dan pemasangan genteng. “Memang anggaran­nya tidak maksimal dan pro­ses renovasi awalnya juga salah, ya jadi acak-acakan seperti ini jadiya,” ujarnya.

Sementara itu, mantan pjs Desa Tanjungsari, Ujang Su­darajat mengakui jika proses renovasi kantor desa dilaku­kan pada saat dirinya menja­bat sebagai Pjs. “Saat itu per­baikan memang menghabis­kan anggaran Rp50 juta, sisanya kemudian saya serahkan kepada kepala desa definitif. Saat itu uang juga bukan saya yang pegang karena dikelola oleh Ketua TPK yang bernama asep, termasuk perencanaan renovasi kantor desa,” sing­katnya. (hin/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *