Satgas Desa Siaga Covid-19 Bojonggede Keliling Kampung

by -

METROPOLITAN – Langkah pemerintah memerangi wabah virus corona atau Covid-19 terus dilakukan, mulai dari kota besar hingga pedesaan. Terbukti, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, men­jalankan instruksi pemerintah pusat untuk memerangi virus dari Wuhan, China itu.

Kepala Desa (Kades) Bojong­gede, Dede Malvina, memben­tuk Satgas Desa Siaga Covid-19 khusus untuk memerangi serta membantu masyarakat mencegah penyebaran virus tersebut di Desa Bojonggede.

Langkah pertama yang diam­bil Satgas Desa Siaga Corvid-19 adalah melakukan penyem­protan disinfektan di masjid, musala serta sekolah khusus di Desa Bojonggede.

”Sejak kemarin (Senin, 23/3) kita telah menyemprotkan disinfektan di Desa Bojong­gede. Sasaran hari pertama kemarin adalah enam RW dengan jumlah 800 rumah, masjid, posyandu, sekolah, kantor polsek, kantor koramil serta pos keamanan,” ungkap Dede.

Untuk Selasa (24/3), penyem­protan dilaksanakan di tujuh RW Desa Bojonggede. “Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut setiap hari secara door to door. Satgas ini terben­tuk atas panggilan kemanusi­aan guna memerangi Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Siaga Corvid-19 Desa Bojong­gede, Abdul Rajad, menuturkan, pembentukan satgas dipelo­pori Kades Bojonggede, Dede Malvina. Terbentuknya satgas ini tidak menggunakan ang­garan Desa Bojonggede, me­lainkan hasil swadaya masy­arakat. ”Kita membentuk satgas dari berbagai unsur. Kita do­nasi swadaya masyarakat melalui RT dan RW dengan dikomandoi kepala desa. Jadi pembentukan satgas ini ber­jalan dari swadaya masyarakat karena harus cepat dan daru­rat, sehingga tidak ada waktu menunggu penganggaran dari alokasi desa,” jelasnya.

Setelah itu, satgas membeli peralatan dan Alat Pelindung Diri (ADP) serta mengikuti pelatihan dari tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), kemudian me­nyusun jadwal penyemprotan disinfektan di Bojonggede yang terdiri dari 24 RW dan 114 RT.

Menurutnya, Satgas Siaga Covid-19 Desa Bojonggede ini akan terus berjalan hingga wa­bah virus yang sudah mem­buat masyarakat Tanah Air khawatir ini berakhir.

”Insya Allah setelah penyem­protan disinfektan ini selesai, kita akan terus siaga sampai wabah ini berakhir. Tidak menutup kemungkinan kita juga akan membantu wilayah lainnya yang membutuhkan,” pungkasnya. (rri/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *