Satu Hari Bisa Dua Peti, Khusus Corona Rp2 Juta

by -

Perajin peti jenazah di Kota Tangerang mulai kebanjiran pesanan setelah mewabahnya virus corona (Covid-19). Saring Siswanto, perajin peti di kawasan TMP Taruna, Kota Tangerang, mengaku mengalami peningkatan pesanan seiring meningkatnya angka kematian akibat wabah Covid-19.

MENURUTNYA, pemesanan peti khusus bagi jenazah yang terjangkit virus corona datang dari sejumlah instansi pe­merintah, terutama di Banten. ”Belakangan ini, permintaan peti jenazah memang cukup meningkat,” ujarnya.

Sebelum COVID-19 mewa­bah Indonesia, jelasnya, pes­anan terbilang sedikit, yakni per pekan hanya satu sampai dua peti atau tergantung per­mintaan. ”Tapi saat mere­baknya virus corona ini, per­mintaannya cukup melonjak. Biasanya seminggu, tapi se­karang sehari bisa satu sam­pai dua peti,” ungkapnya.

Saring mengungkapkan se­jauh ini pihaknya telah me­nerima puluhan pesanan peti untuk stok rumah sakit di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan bagi jenazah yang terjangkit Co­vid-19. ”Permintaan saat ini sudah ada 20 sampai 30 peti khusus jenazah kasus virus corona,” katanya.

Saring menjelaskan terdapat perbedaan peti biasa dengan peti khusus jenazah yang ter­jangkit Covid-19, yakni dengan menambahkan bahan alumi­nium foil sebagai pelapis kayu meranti.

Ia melanjutkan, tambahan aluminium foil bagi peti khu­sus jenazah yang meninggal akibat terjangkit Covid-19 itu untuk menghindari menyebar­nya virus, terlebih kepada mereka yang melakukan pro­ses penguburan. ”Masalah harga juga nggak ada perbe­daan mendasar. Paling kalau biasa satu peti itu seharga Rp1,5 juta, kalau peti khusus penderita corona Rp2 juta,” bebernya.

Meskipun menjadi berkah bagi pengusaha peti jenazah karena lonjakan pesanan, Saring berharap Covid-19 bisa cepat ditanggulangi pe­merintah, sehingga angka kematian tak semakin ba­nyak. ”Saya berharap semua­nya bisa kembali pulih, ka­rena kita juga agak kesulitan cari bahan untuk mempro­duksinya,” pungkasnya. (tn/ els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *